Audiensi dengan BPK RI, Wali Kota Paparkan Penurunan Angka Kemiskinan di Kota Pasuruan  

oleh -80 Dilihat
WhatsApp Image 2025 09 26 at 13.20.42
Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo menyampaikan paparan. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan menggelar audiensi dengan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) terkait optimalisasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD). Dalam kesempatan itu Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo memaparkan capaian Kota Pasuruan dalam upaya menekan angka kemiskinan.

Dia menyampaikan bahwa angka kemiskinan di Kota Pasuruan menunjukkan tren penurunan berkat sinergi berbagai program dan kolaborasi lintas sektor. Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk miskin di Kota Pasuruan pada tahun 2010 tercatat 15,70 ribu jiwa (7,90 persen). Jumlah itu terus menurun hingga 2025 menjadi 12,83 ribu jiwa (6,18 persen).

“Alhamdulillah, angka kemiskinan di Kota Pasuruan berhasil kita tekan. Hal ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, stakeholder, dan masyarakat yang terus bergerak dalam pengentasan kemiskinan,” ujar Wali Kota, Jumat (26/9).

Dalam kesempatan ini, pejabat yang akrab disapa Mas Adi itu menjelaskan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan angka kemiskinan. Mulai dari pemberian bantuan sosial, program grebek stunting, hingga penyediaan Sekolah Rakyat sesuai amanat pemerintah pusat.

“Saya bersyukur Kota Pasuruan menjadi uji petik dari Kementerian Pemberdayaan Masyarakat dan BPK. Tentu pemerintah bekerja atas dasar koordinasi, dan kita juga membuatkan regulasi berkaitan TKPKD,” jelas Mas Adi.

Mas Adi juga menekankan pentingnya peran TKPKD dalam memastikan penanggulangan kemiskinan berjalan sesuai arah pembangunan. “Fungsi TKPKD adalah mengoordinasikan penyusunan strategi penanggulangan kemiskinan, memantau realisasi program, hingga memastikan kebijakan berjalan selaras dengan RPJMD. Dengan begitu, program tidak tumpang tindih dan hasilnya lebih terukur,” paparnya.

Tak hanya itu, Mas Adi juga menyampaikan besaran anggaran yang sudah disiapkan Pemkot Pasuruan pada tahun ini. “Total anggaran untuk penanganan kemiskinan tahun ini sebesar Rp 103,2 miliar atau 10 persen dari APBD. Anggaran ini dijalankan oleh 14 perangkat daerah dengan 79 sub kegiatan yang fokus pada pengurangan beban masyarakat, peningkatan pendapatan, dan penurunan kantong-kantong kemiskinan,” jelasnya.

Dengan komitmen tersebut, lanjut Mas Adi, Pemkot Pasuruan optimistis dapat memperkuat koordinasi, mempercepat program pemberdayaan, serta memastikan bantuan sosial dan ekonomi tepat sasaran. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.