Bakorwil Malang Perkuat Sinergi Lintas Sektor, MJC Diproyeksikan Jadi Ekosistem Talenta Digital Jatim

oleh -83 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 07 at 9.44.11 AM scaled
Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar (kanan), saat rakor terkait MJC (foto: Kominfo Jatim

KabarBaik.co, Malang – Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pengembangan talenta digital di Jawa Timur. Upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Millennium Job Center (MJC) Tahun 2026 yang digelar pada Kamis (6/8).

Rapat koordinasi bertema “Membangun Kolaborasi Berkelanjutan untuk Penguatan Program Millennium Job Center” itu mempertemukan berbagai pemangku kepentingan guna menyelaraskan strategi pengembangan MJC sebagai ekosistem yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Jawa Timur.

Kepala Bakorwil III Malang Asep Kusdinar mengatakan transformasi digital telah mengubah cara masyarakat bekerja sehingga pembangunan sumber daya manusia harus diarahkan pada pembentukan ekosistem yang menghubungkan kompetensi, pengalaman, proyek nyata, hingga akses pasar.

“Millennium Job Center harus kita dorong menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan talenta dengan kebutuhan industri. Yang kita bangun bukan sekadar pelatihan, tetapi sebuah ekosistem yang menghasilkan SDM kompeten, produktif, dan mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian Jawa Timur,” ujar Asep.

Menurutnya, pengembangan talenta digital tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja. Dibutuhkan kolaborasi seluruh unsur pentahelix, mulai pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, hingga media agar ekosistem yang dibangun mampu berjalan secara berkelanjutan.

Asep menjelaskan berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 71 Tahun 2023, Bakorwil memiliki fungsi mengoordinasikan, menyinkronkan, memfasilitasi, melakukan monitoring dan evaluasi, serta mendukung prioritas pembangunan gubernur di wilayah kerja masing-masing.

Dalam pengembangan MJC, Bakorwil menjalankan peran sebagai penghubung antarpemangku kepentingan, memetakan potensi wilayah, memfasilitasi kolaborasi, mempertemukan talenta dengan kebutuhan proyek, hingga memastikan keberlanjutan program.

Ia menilai setiap daerah memiliki keunggulan ekonomi yang berbeda sehingga pengembangan talenta juga harus disesuaikan dengan karakteristik wilayah. Malang Raya memiliki kekuatan pada sektor pendidikan, pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM. Sementara Pasuruan berkembang di sektor industri dan pariwisata, Blitar unggul pada produk lokal dan ekonomi kreatif, Sidoarjo menjadi pusat industri dan perdagangan, Surabaya berkembang sebagai pusat bisnis digital, sedangkan Kota Batu memiliki potensi besar di sektor hospitality dan kuliner.

Selama ini Bakorwil Malang telah memfasilitasi berbagai program MJC, di antaranya pembuatan video profil desa wisata, desain kemasan produk UMKM, fotografi produk, digital marketing, pendampingan sertifikasi halal, hingga Youth Classphoria yang menjembatani pelajar dan mahasiswa dengan dunia industri kreatif. Berbagai program tersebut dinilai menjadi bukti bahwa MJC telah berkembang menjadi wadah kolaborasi sekaligus penggerak ekonomi kreatif berbasis talenta.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan bahwa Millennium Job Center merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam RPJMD 2025-2029 melalui misi Jatim Kerja. Program ini diarahkan untuk memperluas kesempatan kerja berkualitas, meningkatkan daya saing SDM, serta memperkuat ekonomi digital melalui pelatihan berbasis proyek, mentoring, dan jejaring industri.

Rapat koordinasi diikuti perwakilan perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, lima Bakorwil se-Jawa Timur, serta East Java Super Corridor (EJSC) dari Malang, Madiun, Bojonegoro, Jember, dan Pamekasan. Hadir pula perwakilan Dinas Pendidikan, Dispora, Diskop UKM, Diskominfo, Bappeda, Biro Perekonomian, serta TKT Jawa Timur sebagai mitra strategis penguatan Program Millennium Job Center.

Menutup kegiatan, Asep mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi dalam membangun talenta digital Jawa Timur.

“Kolaborasi adalah talenta terbesar yang kita miliki. Ketika pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, dan media bergerak bersama, maka kita bukan hanya menciptakan SDM yang unggul, tetapi juga memperkuat daya saing daerah dan menggerakkan ekonomi Jawa Timur secara berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Bakorwil III Malang menegaskan komitmennya sebagai penggerak kolaborasi pembangunan kewilayahan yang menghubungkan potensi daerah, talenta, dan peluang ekonomi. Penguatan sinergi ini diharapkan mampu menjadikan Millennium Job Center semakin adaptif terhadap perkembangan industri kreatif dan ekonomi digital sekaligus mendukung terwujudnya visi Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.