KabarBaik.co, Nganjuk – Semangat kepedulian sosial di bulan Ramadan menghiasi penyaluran bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dusun Sambikenceng, Desa Katerban, Baron. Bantuan diberikan kepada Suyatmi, 62, seorang petani yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi terbatas dan memerlukan perbaikan mendasar agar lebih aman dan layak dihuni.
“Pemerintah daerah terus ikut serta meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama melalui program bedah rumah. Kita tidak berjalan sendiri, tetapi bersama BAZNAS, CSR, dan dukungan pihak lain. Selama masih ada rumah yang tidak layak huni, itu menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Sabtu (28/2)
Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Nganjuk bersama Ketua TP PKK Nganjuk, didampingi Kepala Dinas Perkim, Camat Baron, Kepala Desa Katerban beserta perangkat desa, serta perwakilan BAZNAS Nganjuk. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memberikan layanan bagi masyarakat kurang mampu.
“Momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial,” tambah Marhaen.
Ia berharap program Rehab RTLH di Desa Katerban dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi penerima manfaat, sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan kesejahteraan harus dimulai dari kebutuhan paling dasar, yaitu hunian yang layak.
Untuk diketahui, bantuan rehab RTLH senilai Rp 15 juta dialokasikan guna mendukung perbaikan bagian rumah yang paling mendesak, mulai dari memperkuat struktur bangunan hingga memperbaiki aspek kenyamanan dan kesehatan penghuni.
Pemkab Nganjuk menegaskan bahwa program RTLH bukan berdiri sendiri, melainkan bagian dari strategi pembangunan kesejahteraan yang terintegrasi.
“Sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, perangkat wilayah, dan potensi dukungan dunia usaha akan terus diperkuat agar cakupan penerima manfaat semakin luas, khususnya bagi warga lanjut usia dan kelompok rentan,” ujar Ketua BAZNAS Nganjuk Zainal Arifin.
Melalui pendekatan kolaboratif dan pendampingan berkelanjutan di lapangan, Pemkab Nganjuk optimistis program Rehab RTLH di Desa Katerban dan wilayah lain di Nganjuk dapat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan hunian yang layak, sehat, dan bermartabat bagi seluruh masyarakat. (*)







