Benteng Pangan Jatim, Nganjuk Sukses Amankan 87 Persen Lahan Sawah dari Gempuran Infrastruktur

oleh -80 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 19 at 3.42.00 PM
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi (Agus Karyono)

KabarBaik.co, Nganjuk – Pemkab Nganjuk menegaskan komitmennya untuk melindungi sektor pertanian di tengah derasnya arus pembangunan infrastruktur.

Hingga saat ini, Kabupaten Nganjuk berhasil mempertahankan capaian Lahan Baku Sawah (LBS) hingga mencapai angka 87,14 persen.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menjelaskan bahwa angka tersebut bukan sekadar statistik di atas kertas. Capaian ini merupakan bukti nyata dari keseriusan pemerintah dalam melindungi ruang hidup dan mata pencaharian para petani lokal.

“Kita tidak boleh menutup mata terhadap perkembangan daerah, tapi urusan perut masyarakat dan masa depan pangan tidak boleh dikorbankan. Makanya, pengendalian alih fungsi lahan ini wajib kita kawal ketat. Sawah-sawah produktif di Nganjuk harus tetap lestari demi anak cucu kita nanti,” tegas Marhaen, Selasa (19/5).

Kang Marhaen, sapaan akrab Politikus PDI Perjuangan ini, mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan yang harmonis antara modernisasi daerah dan kelestarian lingkungan hijau. Alih fungsi lahan yang tidak terkendali dikhawatirkan dapat mengancam stabilitas pangan, mengingat Nganjuk merupakan salah satu daerah penyangga pangan yang krusial di Jawa Timur.

Oleh karena itu, ia menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta masyarakat yang konsisten menjaga sektor agraris agar tidak tergerus zaman.

“Nganjuk ini diberkahi tanah yang subur. Tugas kita di pemerintahan adalah memastikan regulasi berpihak pada keberlanjutan itu. Dengan dukungan pusat, khususnya sinergi dari Kementerian ATR/BPN, saya yakin Kabupaten Nganjuk siap menjadi benteng pertahanan pangan yang kokoh di Jawa Timur,” tambahnya optimistis.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, kementerian pusat, dan para petani, Kabupaten Nganjuk optimistis dapat terus memimpin sebagai pilar utama ekonomi berbasis pertanian. Langkah taktis ini diharapkan mampu menjaga kedaulatan pangan di Jawa Timur untuk generasi yang akan datang. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.