Bentrokan Maut di Menteng Jakarta Tewaskan Satu Orang

oleh -142 Dilihat
1000824609 2
Bentrokan yang terjadi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7)/ ANTARA/Instagram @balewartawanjakpus10

KabarBaik.co, Jakarta – Bentrokan terjadi antar dua kelompok di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu (26/7). Bentrokan itu menewaskan satu orang dan satu lainnya kritis.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai keributan tersebut sekitar pukul 10.00 WIB.

“Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Menteng menerima laporan sekitar pukul 10.00 terkait perkelahian atau keributan yang terjadi antara dua kelompok warga di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan,” kata Roby.

Roby menjelaskan bentrokan diduga dipicu perselisihan di sebuah warung penjual sarapan.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, salah satu kelompok datang untuk membeli sarapan, namun diduga tidak terlayani dengan baik sehingga terjadi cekcok.

Kelompok tersebut kemudian meninggalkan lokasi sambil menggeber sepeda motornya. Tidak lama berselang, mereka kembali bersama sejumlah rekannya dan diduga merusak gerobak penjual nasi uduk.

“Dari kejadian perusakan tempat penjualan itu, dibalas oleh warga sekitar menyerang tempat dari kelompok tersebut, sehingga terjadilah keributan,” ujarnya.

Saat bentrokan berlangsung, polisi berupaya melerai dan menghentikan aksi kedua kelompok.

Namun karena banyaknya orang yang terlibat, bentrokan tetap menimbulkan korban. Roby mengatakan dua korban dievakuasi dari lokasi kejadian ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Lebih lanjut, satu korban meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis, sedangkan satu korban lainnya masih dalam kondisi kritis.

“Informasi terbaru dari dua orang yang diamankan dari TKP masih dalam kondisi kritis saat dibawa, namun ketika di rumah sakit ada satu yang sudah meninggal,” katanya.

Selain korban, polisi juga mengamankan delapan orang untuk dimintai keterangan. Polisi masih mendalami identitas para pihak yang terlibat serta status keberadaan mereka di lokasi tersebut.

“Yang kita tahu mereka tinggal di sini, menempati lokasi itu. Namun untuk legalitas ataupun status mereka di tempat ini masih dalam proses pendalaman,” kata Roby.

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), penyidik menemukan puing bangunan dan kendaraan yang terbakar, jejak darah, serta batu yang berlumuran darah.

Namun hingga kini polisi belum menemukan senjata tajam yang digunakan dalam bentrokan tersebut.

“Untuk saat ini kita belum menemukan ada senjata tajam yang digunakan atau yang kita temukan di lokasi,” ujarnya.

Roby menambahkan penyidik masih mendalami identitas kelompok yang terlibat, termasuk informasi mengenai aktivitas mereka di kawasan tersebut.

Menurut informasi awal, kelompok itu belum lama berada di lokasi, namun diduga pernah beberapa kali terlibat dalam insiden serupa.

“Kami masih mendalami. Mohon waktu, semoga secepatnya kami bisa menangani kasus ini sesuai mekanisme dan prosedur,” kata Roby. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.