KabarBaik.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Nusa Tenggara Barat (NTB) mengumumkan terjadinya puluhan ribu sambaran petir serta ratusan kejadian gempa bumi di wilayah NTB selama pertengahan Januari 2026.
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui situs resmi BMKG NTB, pada periode 16 hingga 22 Januari 2026, tercatat 43.957 kejadian sambaran petir di berbagai wilayah NTB. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Sumbawa menjadi wilayah dengan sambaran petir terbanyak, yakni mencapai 35.704 kejadian.
Sementara itu, untuk aktivitas kegempaan, BMKG mencatat pada periode 16 hingga 23 Januari 2026 terjadi 257 kejadian gempa bumi di wilayah NTB dan sekitarnya. Dari ratusan aktivitas seismik tersebut, terdapat satu kejadian gempa bumi yang dirasakan oleh masyarakat.
BMKG menjelaskan bahwa aktivitas gempa bumi di wilayah NTB pada periode tersebut didominasi oleh sumber gempa bumi Subduksi Indo-Australia serta aktivitas sesar aktif di sekitar Gunung Tambora.
BMKG NTB mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan aktivitas kegempaan, serta selalu mengikuti informasi dan peringatan resmi yang dikeluarkan BMKG melalui kanal komunikasi resminya.(*)






