KabarBaik.co, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat demi memacu pengentasan kemiskinan ekstrem.
Langkah strategis ini dibahas langsung dalam audiensi antara Bupati Jember Muhammad Fawait dengan Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, di Kantor Kemensos RI, Jakarta pada Sabtu (9/5) kemarin.
Dalam pertemuan tersebut, bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menegaskan komitmen daerah untuk memastikan jaring pengaman sosial tepat sasaran.
“Bantuan sosial harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan. Tidak boleh ada salah sasaran,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Jember kini tengah mengintensifkan groundcheck atau verifikasi faktual di lapangan. Pendataan menyeluruh dilakukan untuk menyisir warga kategori miskin ekstrem agar mendapatkan intervensi yang sesuai.
Menurut Gus Fawait, validitas data adalah fondasi utama. Dengan data yang akurat, program bantuan tidak hanya sekadar formalitas, tetapi memberikan dampak nyata bagi penerima. Selain bantuan stimulan, Pemkab Jember juga menyiapkan program graduasi.
“Tujuan akhirnya bukan sekadar memberi bantuan, tapi bagaimana mendorong Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar mampu mandiri secara ekonomi dan keluar dari zona kemiskinan,” tambah Gus Fawait.
Sinergi antara Pemkab Jember dan Kemensos RI ini diharapkan mampu mempercepat tren penurunan angka kemiskinan, sekaligus mewujudkan masyarakat Jember yang lebih berdaya dan sejahtera.(*)







