Cerita Sedih Perawat RSUD Bima Tangani Pasien Meninggal yang Ternyata Anak Kandungnya Sendiri

oleh -419 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 01 at 6.54.58 PM
Proses evakuasi korban

KabarBaik.co, Bima – Peristiwa memilukan terjadi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bima, Selasa (31/3), ketika seorang perawat bernama Naning tanpa sadar menangani pasien kecelakaan lalu lintas yang ternyata merupakan anak kandungnya sendiri.

Korban diketahui bernama Muhammad Aqil Natsir bin Suhardin, siswa kelas III MTsN 2 Kota Bima, warga Kelurahan Kumbe. Ia mengalami kecelakaan di wilayah Rabadompu Barat saat pulang sekolah.

Saat tiba di IGD dalam kondisi kritis dan tanpa identitas, korban langsung mendapatkan penanganan medis. Naning yang bertugas saat itu bersama tim medis memberikan pertolongan maksimal sesuai prosedur, tanpa mengetahui identitas pasien.

Fakta bahwa pasien tersebut adalah anak kandungnya baru terungkap setelah proses penanganan berlangsung. Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Peristiwa tersebut menimbulkan suasana haru di ruang IGD. Keluarga dan tenaga medis yang berada di lokasi turut berduka atas kejadian tersebut.
Sementara itu, Kasat Lantas Iptu Bambang Tedy S membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman dan sudah melakukan oleh TKP.

Dijelaskannya, kecelakaan terjadi Selasa (31/3) pukul 13.00 Wita, tepatnya Jalan Gajah Mada Kelurahan Rabadompu Barat, Kecamatan Raba, Kota Bima.

Saat itu Daihatsu Gran Max melaju dikendarai oleh MAM, 26, warga Kelurahan Kendo Rasanae Timur, Kota Bima. Sedangkan Motor Yamaha NMax nopol EA 2879 SX dikendarai Muhammad Aqil Natsir (MA), 14, Pelajar, warga Kelurahan Kumbe.

NMax melaju dari arah utara menuju selatan menabrak Gran Max Nomor bernopol DR 1843 CS yang keluar dari halaman kantor MBG. Kecelakaan itu menewasakan MA.

“Untuk kejadian tabrakan masih dalam tahap pendalaman oleh penyidik Laka lantas Polres Bima kota,” ujarnya, Rabu (1/4).

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.