KabarBaik.co – Banjir parah kembali merendam kawasan Kedungbanteng, Tanggulangin, Sidoarjo, akibat hujan berintensitas tinggi pada kamis (25/12). Banjir cukup parah hingga kedalaman mencapai selutut orang dewasa.
Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas warga dan memerlukan penanganan darurat.
Pemkab Sidoarjo merespons banjir tersebut dengan membuka dapur umum di Halaman Masjid Desa Kalidawir. Lokasi ini dipilih karena menjadi akses terdekat dengan titik banjir di Kedungbanteng, guna membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan dapur umum disiapkan sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah warga yang terdampak banjir.
“Kami menyiapkan sekitar 4.000 porsi makanan setiap hari untuk warga terdampak,” ujar Subandi saat diwawancarai di dapur umum, Minggu (28/12).
Makanan dibagikan dua kali sehari, masing-masing 2.000 porsi pada siang dan malam hari.
“Adanya dapur umum ini saya berharap bisa membantu warga yang terdampak dan dapur umum ini akan kami operasikan hingga banjir surut” imbuhnya.
Selain makanan, Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan air bersih, fasilitas MCK, serta layanan kesehatan di lokasi terdampak.
Subandi menegaskan, penanganan darurat akan terus dilakukan selama banjir masih terjadi, sembari pemerintah daerah memantau perkembangan kondisi di lapangan. (*)








