Diduga Akibat Puntung Rokok, TPA Pakusari Jember Terbakar

oleh -129 Dilihat
Petugas berusaha memadamkan api di TPA Pakusari, Jember. (Foto: Ist)
Petugas berusaha memadamkan api di TPA Pakusari, Jember. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Jember – Kebakaran melanda area pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Jember, pada Sabtu (4/7). Peristiwa ini sempat memicu kepulan asap pekat yang mengganggu saluran pernapasan warga di sekitar lokasi.

Berdasarkan laporan Pusdalops Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Kabupaten Jember, kebakaran lahan seluas kurang lebih 500 m2 tersebut diduga kuat dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan.

Titik api mulai terlihat di area pembuangan sampah pada Sabtu siang sekitar pukul 11.30 WIB. Embusan angin yang cukup kencang di lokasi membuat kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke tumpukan sampah kering lainnya.

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari BPBD Jember dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) langsung bergerak cepat.

“Pukul 13.40 WIB, Tim BPBD dan Damkar sudah tiba di lokasi untuk melakukan penanganan, pemadaman, sekaligus pendinginan area yang terbakar,” ujar Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo, Minggu (5/7).

Setelah berjibaku melawan kobaran api selama hampir tiga jam, petugas akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah. Area TPA Pakusari dinyatakan kondusif dan api padam sepenuhnya pada pukul 16.10 WIB.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Selain fokus memadamkan api, penanganan dampak polusi asap terhadap masyarakat sekitar juga menjadi prioritas utama petugas di lapangan,” ungkapnya.

Menyikapi insiden ini, pihak BPBD Jember mengeluarkan rekomendasi tegas kepada masyarakat luas agar lebih waspada, hmengingat wilayah Jember saat ini sedang memasuki musim kemarau.

Warga diimbau keras untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan di area yang mudah terbakar. Selain itu, masyarakat diminta menghindari aktivitas membakar sampah di lahan terbuka secara sembarangan, terutama saat kondisi angin kencang karena dapat memicu kebakaran yang lebih luas.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.