Dihadang Warga, Pembongkaran Tembok Pembatas 2 Perumahan di Sidoarjo Batal

oleh -229 Dilihat
3385cf1a 2a0f 42b9 b02a 19441ad28f87
- warga hadang pembongkaran tembok pembatas (istimewa)

KabarBaik.co – Polemik rencana pembukaan akses jalan antara Perumahan Mutiara Regency dan Mutiara City di Desa Banjarbendo, Sidoarjo, kembali mencuat. Warga Mutiara Regency menolak tegas rencana pembongkaran tembok pembatas yang selama ini memisahkan dua kawasan tersebut.

Ketegangan sempat terjadi pada Selasa (30/12) saat ratusan petugas gabungan datang ke lokasi dengan membawa satu unit alat berat. Warga menghadang dan meminta pembongkaran dihentikan karena dinilai belum didasari kajian hukum dan sosial yang matang.

Kuasa hukum warga, Urip Prayitno, menegaskan bahwa penolakan warga bukan terkait status aset. Ia menyebut warga mengakui tembok tersebut merupakan aset pemerintah, namun proses pembongkaran harus sesuai aturan.

“Kami tidak mempersoalkan aset, tapi pembongkaran harus memenuhi ketentuan hukum. Dokumen perencanaan permukiman dan penyesuaian perizinan belum diselesaikan,” ujar Urip di lokasi.

Selain aspek administrasi, warga juga mengkhawatirkan dampak pascapembukaan akses, mulai dari potensi konflik sosial, gangguan drainase, hingga risiko banjir. Warga meminta kajian lalu lintas serta sosialisasi dilakukan terlebih dahulu.

9fe0f537 5488 4720 a7c9 203b74adb761
Warga diskusi dengan perwakilan pemimpin daerah sebelum tembok di bongkar (istimewa)

Menurut Urip, sejumlah poin kesepakatan sudah disusun dalam pertemuan terakhir. Namun keputusan akhir masih menunggu pembahasan di tingkat pimpinan daerah dan Forpimda.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim CKTR Sidoarjo, Bahruni Aryawan, menyampaikan bahwa pemerintah masih mengkaji aspirasi warga. Permintaan sosialisasi dan penjelasan ulang akan dilaporkan ke pimpinan untuk dibahas lebih lanjut.

“Prinsipnya pemerintah mendengar masukan masyarakat dan mencari solusi terbaik,” kata Bahruni.

Hingga kini, pembongkaran tembok belum dilakukan. Meski alat berat sempat disiagakan, rencana pembongkaran akhirnya dibatalkan. Warga berharap Pemkab Sidoarjo mengambil langkah bijak dan mengedepankan dialog agar persoalan dapat diselesaikan secara kondusif. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.