KabarBaik.co Nganjuk– Upaya pencegahan kekerasan di kalangan remaja terus digencarkan oleh Pemkab Nganjuk melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA). Kegiatan bertajuk Workshop Psikoedukasi Pencegahan Kekerasan pada Remaja Tahun 2026 ini digelar di SMK PGRI 2 Nganjuk, Rabu (15/4).
“Kami ingin remaja tidak hanya memahami apa itu kekerasan, tetapi juga berani bersikap, berani melapor, dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya. Pencegahan kekerasan harus dimulai dari kesadaran diri dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Andriyana Maharani, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk.
Workshop ini bertujuan membekali para siswa dengan pemahaman mendalam mengenai berbagai bentuk kekerasan, dampak yang ditimbulkan, serta cara melindungi diri dan orang lain di lingkungan sekolah, keluarga, maupun pergaulan sehari-hari.
“Melalui workshop ini, kami berharap peserta mendapatkan bekal pengetahuan dan penguatan mental sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan sosial tanpa terjerumus pada perilaku kekerasan,” tambahnya.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, mulai dari unsur TP PKK, DPRD, psikolog klinis, hingga motivator anak. Kehadiran berbagai pihak ini diharapkan dapat memberikan perspektif luas dan solusi konkret dalam membangun karakter generasi muda.
Dengan terselenggaranya acara ini, Dinsos PPPA berharap dapat mencetak remaja yang berani, tangguh, dan peduli, sekaligus mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan di Nganjuk. (*)







