KabarBaik.co, Jember – Gelombang massa memadati Gedung DPRD Jember, Sabtu (20/6). Mereka menyuarakan keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Selain keberlanjutan MBG, ribuan demonstran ini juga mendesak pentingnya realisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), sebuah program yang dinilai membawa angin segar bagi perekonomian masyarakat desa.
Kepala Desa Ledokombo sekaligus Koordinator Lapangan (Korlap) aksi Ipung Wahyudi, mengungkapkan bahwa program koperasi ini sangat efektif dalam menggerakkan ekonomi akar rumput sekaligus menekan angka pengangguran.
“Secara personal, saya melihat program ini minim dampak negatif. Sebaliknya, manfaatnya sangat besar. Dari sisi lapangan kerja, koperasi ini otomatis menyerap pengangguran karena membutuhkan struktur organisasi yang padat karya. Setidaknya ada 15 hingga 20 orang yang bisa direkrut dalam satu koperasi,” jelas Ipung, Sabtu (20/6).
Menurut Ipung, keberhasilan KDKMP sangat bergantung pada komitmen para kepala desa. Ia mengingatkan agar program ini tidak sekadar dijadikan proyek komersial, melainkan tulus demi kesejahteraan warga.
“Jangan fokus pada proyeknya, tetapi fokuslah pada kemajuan masyarakat,” tegasnya.
Dalam aksi tersebut, Ipung mengklaim sekitar 12.000 orang turut turun ke jalan. Mereka menuntut agar DPRD Jember memberikan dukungan penuh terhadap program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto, mulai dari, progrsm Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Sekolah Rakyat.
“Kami berharap aspirasi hari ini segera diakomodasi. Jika tidak ada tindak lanjut yang konkret, bukan tidak mungkin akan ada aksi susulan jilid dua atau tiga,” tegasnya
Ia juga menyentil para kritikus dan mendesak para anggota legislatif untuk meninjau langsung situasi di lapangan alih-alih hanya mendengar rumor.
“Kami hadir di Gedung Dewan agar para wakil rakyat tidak menilai sesuatu hanya dari ‘katanya’. Silakan turun ke bawah, cek langsung kondisinya di lapangan, bahkan kalau perlu datangi sekolah-sekolah,” pungkas Ipung.(*)






