KabarBaik.co, Sidoarjo – Pemerintah terus mendorong pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Program ini diharapkan mampu memangkas rantai distribusi sehingga barang kebutuhan masyarakat lebih mudah diperoleh dengan harga yang terjangkau.
Di Kabupaten Sidoarjo, program tersebut terus dipercepat. Dari total 318 desa dan 28 kelurahan, pemerintah menargetkan berdirinya 346 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hingga saat ini, tercatat 93 gerai telah berdiri dan mulai dipersiapkan untuk beroperasi.
Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Sidoarjo Mohamad Edi Kurniadi, menegaskan kehadiran KDKMP bukan untuk mematikan usaha toko kelontong maupun pedagang kecil yang telah lebih dulu berjualan di lingkungan masyarakat.
“KDKMP ini bukan untuk mematikan toko kelontong di sekitar. Justru KDKMP diharapkan menjadi distributor, sehingga toko-toko kelontong bisa mengambil barang dari sana. Kalau KDKMP menjadi pengecer, itu justru bisa mematikan usaha kecil, dan itu bukan tujuan pemerintah,” kata Edi kepada KabarBaik.co, Minggu (21/6).
Menurut Edi, peran utama KDKMP adalah menjadi pusat distribusi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, hingga hasil-hasil pertanian lokal. Dengan skema tersebut, toko-toko kelontong tetap dapat berkembang karena memperoleh pasokan barang dari koperasi.
Tak hanya itu, KDKMP juga diberi ruang untuk mengembangkan berbagai unit usaha lain yang memberikan manfaat bagi masyarakat sesuai petunjuk pelaksanaan program.
“Di sana nanti bisa ada gudang beras, gudang sayuran, bahkan kalau ingin membuka klinik pratama juga diperbolehkan. Memang petunjuk pelaksanaannya mengarah ke sana, jadi tidak hanya menjual sembako saja,” ujarnya.
Untuk memperluas peluang usaha, Dinas Koperasi Kabupaten Sidoarjo juga mulai menjalin kemitraan dengan berbagai pihak. Salah satunya melalui kerja sama dengan V-Green, penyedia fasilitas pengisian daya kendaraan listrik.
“Kami menawarkan kepada KDKMP yang lokasinya strategis untuk bermitra dengan V-Green. Mereka menyediakan charger kendaraan listrik, dan KDKMP bisa mendapatkan kontribusi dari kerja sama tersebut. Yang dibutuhkan hanya lahan untuk tempat parkir dan pengisian daya,” pungkas Edi.
Melalui pengembangan berbagai layanan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak hanya menjadi tempat berbelanja kebutuhan pokok, tetapi juga tumbuh sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus menggerakkan perekonomian di tingkat desa dan kelurahan.(*)






