Polemik PT Kaixin, Kades Klatakan Ungkap Asal Usul Datangnya Investor ke Pesisir Pecaron

oleh -226 Dilihat
Lokasi pembangunan PT Kaixin di Dusun Pecaron, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Situbondo. (Foto: Ist)
Lokasi pembangunan PT Kaixin di Dusun Pecaron, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Situbondo. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Situbondo – Rencana investasi dan pembangunan PT Kaixin di pesisir Dusun Pecaron, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Situbondo, tengah menjadi sorotan. Aktivitasnya dinilai dapat merusak ekosistem dan lingkungan.

Namun, di balik riuh polemik itu ternyata tersimpan cerita yang jarang tersorot. Kehadiran investor di kawasan pesisir Pecaron rupanya berawal dari asa warga setempat yang mendambakan solusi atas ancaman abrasi dan banjir tahunan.

Kepala Desa Klatakan Narwiyoto mengungkapkan, bahwa warga sempat mengusulkan agar PT Kaixin membantu menormalisasi muara sungai yang mendangkal. Selama ini, penyumbatan di muara kerap memicu luapan air ke pemukiman saat musim hujan tiba.

“Warga ingin ada langkah nyata untuk mencegah abrasi yang kian parah. Mereka meminta pihak perusahaan membantu penataan muara sungai. Aspirasi ini disampaikan langsung oleh masyarakat kepada kami,” jelas Narwiyoto, Minggu (21/6).

Narwiyoto menegaskan, pihak desa menyambut baik niat investor selama memberikan dampak positif bagi warga dan beroperasi sesuai regulasi. Pasalnya, masalah abrasi dan banjir rob di Pecaron sudah menjadi rapor merah tahunan yang belum menemukan solusi permanen.

Menanggapi harapan tersebut, perwakilan PT Kaixin Elfira, membenarkan bahwa langkah perusahaan didasari oleh dialog bersama warga. Dari komunikasi itulah mereka menangkap keluhan mendesak terkait kondisi pesisir.

“PT Kaixin menyatakan siap membantu normalisasi muara demi kelancaran aliran air ke laut,” katanya.

Terkait sorotan terhadap ekosistem mangrove, Elfira menegaskan perusahaan tidak berniat merusak lingkungan. Mereka bahkan berkomitmen untuk melakukan penanaman kembali (reboisasi) mangrove di area tersebut.

Bagi masyarakat Pecaron, kehadiran PT Kaixin tidak hanya dilihat dari sisi perbaikan lingkungan, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi baru.

“Kehadiran perusahaan di sini kami harap bisa membuka lapangan kerja baru dan menghidupkan sektor UMKM warga,” ujar Hasan, salah seorang warga setempat.

Melalui sinergi ini, masyarakat berharap investasi yang masuk tidak sekadar menjadi proyek fisik, melainkan mampu membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi warga sekitar.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.