Dorong Ekonomi Kreatif, Perajin Hidupkan Kembali Pembuatan Topeng di Jombang

oleh -58 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 22 at 11.55.43 AM
Perajin mengolah kayu waru menjadi topeng di Sanggar Wayang Topeng Tri Purwo Budoyo (Ist)

KabarBaik.co, Jombang– Aktivitas pembuatan topeng kembali digiatkan di Sanggar Wayang Topeng Tri Purwo Budoyo, Desa Jatiduwur, Kesamben, Jombang.

Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari pelestarian seni tradisi sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif di tingkat lokal.

Tampak seorang perajin mengolah kayu waru menjadi topeng dengan teknik manual. Bahan yang digunakan merupakan kayu lokal yang mudah ditemukan di sekitar wilayah tersebut.

Pengelola sanggar, Isma Hakim, mengatakan kegiatan ini tidak hanya berfokus pada produksi topeng, tetapi juga pembinaan generasi muda agar mengenal seni tradisi sejak dini.

“Kita kembangkan pembuatan topeng dan melatih anak-anak untuk menari,” ujar Isma, Rabu (22/4).

Ia menambahkan topeng yang diproduksi tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pementasan, tetapi juga berpotensi menjadi produk yang dapat diperkenalkan kepada pengunjung.

Ke depan, pihak sanggar juga berencana mengembangkan program edukasi bagi anak-anak, baik dalam pembuatan topeng maupun seni tari.

“Kami juga akan membuat edukasi untuk anak-anak agar bisa membuat topeng dan menari,” lanjutnya.

Sementara itu, akademisi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Setyo Yanuartuti, menilai Wayang Topeng Jatiduwur merupakan aset budaya yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan lebih luas.

“Awalnya dari visual topeng dengan berbagai karakter, lalu berkembang menjadi sebuah pertunjukan lengkap dengan perangkat pendukungnya,” jelas Setyo.

Menurutnya, kesenian ini tidak hanya memiliki fungsi tradisional, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi pertunjukan yang lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Setyo mengungkapkan, pihaknya juga tengah menyiapkan program pengembangan merchandise berbasis karakter dalam wayang topeng.

“Berawal dari karakter yang dimiliki, baik topeng, busana, maupun musiknya, ini bisa menjadi sumber untuk pengembangan merchandise dalam seni kriya,” paparnya.

Program tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus menjaga keberlangsungan Wayang Topeng Jatiduwur.

“Ini untuk membangunkan ekonomi kreatif, dan akan kami kembangkan bersama Sanggar Tari Tri Purwo Budoyo,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.