Blitar, KabarBaik.co – Kabar duka menyelimuti jemaah haji Kabupaten Blitar di Tanah Suci. Dua jemaah lanjut usia yang tergabung dalam Kloter 107 SUB dilaporkan meninggal dunia setelah berhasil menunaikan wukuf di Arafah, rukun utama dalam ibadah haji.
Kedua jemaah tersebut adalah Komarodin Kusni, 85 tahun, warga Desa Wonorejo, Kecamatan Udanawu, dan Muhadi Saderi, 85 tahun, warga Desa Plosokembang, Kecamatan Wonodadi. Keduanya wafat pada Sabtu (30/5) sekitar pukul 04.40 waktu Arab Saudi.
Ketua Kloter 107 SUB, Jamil Mashadi mengatakan, kedua jemaah sejak awal keberangkatan memang memerlukan pendampingan karena faktor usia. Namun selama menjalani ibadah di Tanah Suci, kondisi mereka terpantau cukup baik dan masih mampu mengikuti seluruh tahapan haji.
“Selama berada di Mekkah hingga mengikuti proses Armuzna, keduanya masih bisa beraktivitas. Makan masih bisa, ibadah juga tetap mengikuti meski harus mendapat pendampingan petugas,” katanya.
Menurut Jamil, tidak ada tanda-tanda yang mengkhawatirkan sebelum keduanya meninggal dunia. Salah seorang jamaah bahkan masih sempat berjalan menuju kamar mandi untuk bersiap melaksanakan salat Subuh. “Beliau masih sempat ke kamar mandi untuk persiapan salat Subuh. Setelah itu kondisinya mendadak menurun dan tidak sadarkan diri,” ujarnya.
Meski meninggalkan duka bagi keluarga dan sesama jamaah, Jamil bersyukur kedua almarhum telah menyelesaikan wukuf di Arafah sebelum berpulang. “Alhamdulillah mereka sudah melaksanakan wukuf di Arafah. Semoga seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT dan mendapatkan husnul khatimah,” tuturnya.
Kabar wafatnya dua jemaah tersebut telah disampaikan kepada keluarga di Blitar. (*)







