Duka Selimuti Tambakberas, KH M. Roqib Abdul Wahab Wafat, GP Ansor Jombang: Beliau Pengayom Umat

oleh -242 Dilihat
KH .M. Roqib Abdul Wahab. Almarhum dikenang sebagai ulama pengayom yang mengabdikan hidupnya untuk pesantren, santri, dan umat.(istimewa)
KH .M. Roqib Abdul Wahab. Almarhum dikenang sebagai ulama pengayom yang mengabdikan hidupnya untuk pesantren, santri, dan umat.(istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Kabar duka datang dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). Salah satu ulama sepuh sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, KH Muhammad Roqib Abdul Wahab atau yang akrab disapa Gus Roqib, dikabarkan berpulang.

Kepergian putra Pahlawan Nasional KH Abdul Wahab Hasbullah itu meninggalkan duka mendalam bagi kalangan ulama, santri, dan warga Nahdliyin di berbagai daerah.

Ucapan belasungkawa terus mengalir, salah satunya disampaikan Ketua PC GP Ansor Jombang, Taufiqi Fakkarudin A atau Gus Fiki. Ia menyebut sosok Gus Roqib sebagai kiai yang selama hidupnya penuh pengabdian kepada umat dan organisasi.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Segenap keluarga besar PC GP Ansor Kabupaten Jombang turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Kiai Roqib Wahab,” ujar Gus Fiki dalam keterangannya, Kamis (30/7).

Menurut Gus Fiki, almarhum dikenal sebagai pengayom yang istiqamah melanjutkan perjuangan para ulama pendahulu. Sosoknya dinilai konsisten menjaga tradisi keilmuan, syiar Islam rahmatan lil ‘alamin, serta berkontribusi dalam menjaga persatuan bangsa.

“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah, pengabdian, dan perjuangan beliau semasa hidup serta mengampuni segala dosa dan khilaf almarhum,” ucapnya.

Gus Fiki juga mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan menghadapi musibah tersebut.

Secara kelembagaan, KH Muhammad Roqib Wahab merupakan Anggota Majelis Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Selama bertahun-tahun, beliau mendedikasikan hidupnya untuk membimbing santri dan mengembangkan pendidikan pesantren.

Suasana duka pun menyelimuti kompleks Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Keluarga besar yayasan, para pengurus, dan ribuan santri memanjatkan doa untuk almarhum, seraya mengenang jasa serta pengabdiannya di dunia pendidikan dan dakwah.

Di akhir keterangannya, Gus Fiki mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Nahdliyin dan keluarga besar alumni Tambakberas, untuk turut mendoakan almarhum.

“Mari kita bersama-sama menghadiahkan doa terbaik dan bacaan Al-Fatihah untuk almarhum. Semoga Allah SWT memberikan rahmat, ampunan, serta husnul khatimah,” tutupnya.

Rencananya, prosesi pemakaman akan dihadiri para kiai, tokoh masyarakat, santri, dan ribuan pelayat dari berbagai daerah sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.