KabarBaik.co, Banyuwangi – Kapal cepat Express Bahari yang sebelumnya melayani rute Banyuwangi–Denpasar akan diperbantukan untuk angkutan Lebaran 2026.
Kapal tersebut dialihkan untuk melayani penyeberangan Jangkar, Situbondo menuju Kepulauan Raas dan Sapudi, Madura selama arus mudik dan arus balik.
Kepala UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Banyuwangi, Yohanes Heri Kriswirawan mengatakan, kapal cepat Express Bahari 1F dijadwalkan berangkat menuju Pelabuhan Jangkar pada Selasa (10/3).
Kapal dengan kapasitas sekitar 400 penumpang itu akan memperkuat layanan penyeberangan di wilayah kepulauan Madura.
“Kapal cepat diperbantukan di lintasan Jangkar–Raas dan Jangkar–Sapudi selama arus mudik dan arus balik,” kata Heri.
Selama ini kapal tersebut melayani rute Pantai Marina Boom Banyuwangi menuju Serangan, Denpasar. Namun sekitar satu bulan terakhir layanan tersebut tidak beroperasi. Kapal lebih sering bersandar di area dermaga Pelabuhan Rakyat Marina Boom.
Kasi Teknik Kepelabuhanan UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Banyuwangi Tri Wahyono menjelaskan, pemindahan kapal merupakan bagian dari dukungan program angkutan Lebaran yang dikoordinasikan Kementerian Perhubungan.
Setelah proses persiapan selesai, kapal dijadwalkan mulai melayani penumpang di lintasan Jangkar pada Kamis, 12 Maret.
“Ini untuk mendukung program mudik gratis dari Kemenhub,” ujar Tri.
Ia menambahkan, penghentian sementara layanan Banyuwangi–Denpasar dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya kondisi cuaca serta minimnya penumpang dari arah Bali. Sementara dari Banyuwangi, minat masyarakat sebenarnya cukup baik.
“Sebenarnya dari Banyuwangi lumayan penumpangnya. Tapi dari arah Bali sering kosong. Mungkin juga karena faktor promosi,” jelasnya.
Menjelang Idul Fitri, aktivitas penyeberangan dari Pelabuhan Jangkar menuju kepulauan di Madura justru mengalami peningkatan. Karena itu kapal cepat tersebut dialihkan untuk memperkuat armada yang melayani pemudik.
Selain Express Bahari, pihak Pelabuhan Jangkar juga mengusulkan tambahan armada kepada Kementerian Perhubungan untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran.
“Kami masih mengusulkan dua kapal perbantuan lagi ke Kemenhub supaya pelayanan penyeberangan saat arus mudik bisa lebih lancar,” tandasnya.








