Elang Jawa Terluka Ditemukan di Sawah Gresik, Damkar Lakukan Penyelamatan

oleh -158 Dilihat
Elang Jawa terluka diamankan Damkar Gresik.
Elang Jawa terluka diamankan Damkar Gresik.

KabarBaik.co, Gresik – Seekor Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), satwa langka endemik Indonesia yang berstatus terancam punah, berhasil diselamatkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Gresik setelah ditemukan dalam kondisi terluka di area persawahan Desa Sidojangkung, Kecamatan Menganti, Senin (18/5) sore.

Elang yang dilindungi penuh oleh negara itu pertama kali ditemukan warga bernama Cipto saat berjalan di area sawah menjelang petang. Ia mengaku terkejut melihat seekor burung pemangsa berukuran besar terjatuh dan tidak mampu terbang.

“Pak Cipto kemudian membawa elang tersebut pulang untuk diamankan sementara sebelum melapor ke Damkar,” ujar Kepala DPKP Gresik Suyono dalam keterangannya, Selasa (19/5).

Laporan masuk ke Pos Damkar Menganti sekitar pukul 18.10 WIB. Hanya berselang tiga menit, tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi menggunakan satu unit mobil rescue.

Petugas tiba di lokasi pada pukul 18.22 WIB dan segera melakukan penanganan sesuai prosedur penyelamatan satwa liar. Dengan menggunakan alat pelindung diri (APD), personel melakukan pengamanan terhadap Elang Jawa tersebut secara hati-hati untuk menghindari cedera tambahan.

Setelah berhasil diamankan ke kandang evakuasi, petugas melakukan pendataan singkat sebelum kembali ke Pos Damkar Menganti sekitar pukul 18.34 WIB.

Satwa Langka yang Dilindungi

Elang Jawa merupakan salah satu satwa endemik Pulau Jawa yang sangat langka dan menjadi simbol negara melalui lambang Garuda. Burung ini berstatus Endangered atau terancam punah menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Populasinya di alam diperkirakan hanya tersisa sekitar 300–500 ekor. Karena itu, segala bentuk penangkapan, pemeliharaan, hingga perdagangan Elang Jawa tanpa izin merupakan tindak pidana yang diatur dalam Undang-Undang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Petugas mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan satwa liar dilindungi yang terluka atau berada di permukiman warga.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.