Fakta di Balik Viralnya Ibu di Surabaya Cari Anak yang Dibawa Kabur Mantan Suami

oleh -102 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 01 at 11.00.05 AM 1
Sang ayah sedang bermain bersama anaknya dan teman- temannya. (Tangkapan layar)

KabarBaik.co, Surabaya – Seorang ibu di Surabaya viral sedang mencari anak perempuannya yang berusia 5 tahun. Anak itu disebutnya dibawa kabur mantan suami.

Si ibu menyebut sanvg anak saat ini kehidupannya tak terurus. Mulai dari tak disekolahkan ayahnya hingga dieksploitasi untuk mengemis. Pemkot Surabaya dan polisi pun bergerak untuk mencari kebenaran klaim tersebut.

Setelah dilakukan penelusuran fakta oleh Pemerintah Kota Surabaya bersama kepolisian. hasil verifikasi menunjukkan anak tersebut justru tumbuh sehat, terawat, dan tetap bersekolah dengan baik di bawah asuhan ayah kandungnya.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Kota Surabaya bersama Satreskrim Polrestabes Surabaya mendatangi kediaman Sunardi, ayah sang anak, di kawasan Dinoyo guna memastikan keselamatan dan kesejahteraan anak.

Kepala DP3A-PPKB Kota Surabaya, Ida Widayati, membenarkan hasil pengecekan menyimpulkan kondisi anak sangat baik.

“Alhamdulillah kami sudah bertemu langsung dengan anak tersebut. Secara fisik maupun psikologis kondisinya sehat, terawat, aktif, dan tidak menunjukkan tanda-tanda ketakutan atau trauma sedikit pun. Ia bahkan dengan akrab menyapa dan berkomunikasi dengan tim kami,” ungkap Ida.

Pihaknya juga menelusuri ke sekolah tempat anak bersekolah. Terbukti, ayahnya rutin mengantar dan menjemput setiap hari, serta perkembangan sosial sang anak berjalan sangat positif. Sementara itu, hingga saat ini belum ada bukti otentik yang mendukung tuduhan bahwa anak diajak mengemis atau mengamen. Pemeriksaan dan permintaan bukti kepada ibu kandung belum mendapatkan dokumen atau rekaman yang memperkuat laporannya.

“Sampai saat ini kami belum menerima bukti yang nyata atas tuduhan tersebut. Kami tetap membuka ruang jika ada bukti yang bisa diserahkan, namun sejauh ini fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya,” tegas Ida.

Meski memastikan keselamatan anak terjamin, Pemkot Surabaya mencatat pola pengasuhan yang dilakukan ayah yang saat ini tinggal di rumah kos masih memerlukan pendampingan agar dapat berjalan lebih optimal demi tumbuh kembang anak.

Kini Polrestabes Surabaya sedang memfasilitasi pertemuan kedua belah pihak guna meluruskan komunikasi dan mencari solusi terbaik demi kepentingan dan masa depan sang anak. Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mudah terhasut informasi yang belum terverifikasi, terlebih menyangkut perselisihan hak asuh yang disebarkan di ruang publik digital. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.