Imigrasi Malang Datangi Galeri Raos Batu yang Diduga Dihadiri WNA, Pemeriksaan Ditolak Panitia

oleh -115 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 01 at 9.25.10 AM
Galeri Raos Kota Batu (foto: Putut Priyono)

KabarBaik.co, Batu – Kantor Imigrasi Malang mendatangi kegiatan para seniman di Galeri Raos, Kota Batu, pada Kamis (30/7) malam. Kegiatan itu diduga dihadiri sejumlah warga negara asing (WNA).

Kedatangan petugas merupakan bagian dari kegiatan pengawasan rutin keimigrasian menyusul adanya informasi mengenai keberadaan WNA di lokasi tersebut.

Namun, proses pengawasan belum dapat dilakukan secara menyeluruh. Tim Imigrasi mengaku mendapat penolakan dari ketua panitia kegiatan sehingga pemeriksaan fisik terhadap WNA yang diduga berada di lokasi belum terlaksana.

Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Malang, Endra, mengatakan petugas memilih menarik diri agar situasi tidak berkembang menjadi tidak kondusif.

“Baru sampai pada tahap pengawasan sudah ada penolakan dari ketua panitia. Kami tidak ingin mengganggu jalannya kegiatan. Karena sifatnya masih dugaan, kami memilih tidak memaksakan pemeriksaan agar situasi tidak menjadi kurang baik,” ujar Endra, Sabtu (1/8)

Endra menegaskan hingga saat ini belum ada tindakan penangkapan maupun pemeriksaan terhadap WNA yang diduga berada di lokasi. Kedatangan petugas murni untuk memastikan informasi yang diterima terkait keberadaan warga negara asing.

“Ini bukan temuan, melainkan pengawasan. Dalam pengawasan kami harus memastikan administrasi sekaligus keberadaan fisiknya. Nah, kami belum sampai pada pemeriksaan fisik karena sudah ada penolakan, sehingga belum ada tindakan apa pun,” terangnya.

Menurut Endra, berdasarkan informasi awal terdapat dugaan dua hingga tiga WNA berada di Galeri Raos. Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan identitas maupun dokumen keimigrasian yang dimiliki karena pemeriksaan belum sempat dilakukan.

“Informasinya ada dua atau tiga WNA. Soal mereka memegang dokumen apa, kami belum bisa menjawab karena belum dilakukan pemeriksaan. Kami tidak ingin terjadi salah persepsi,” jelasnya.

Endra menambahkan tim Imigrasi tidak mungkin melakukan pengawasan tanpa dasar informasi. Karena itu, kedatangan petugas bertujuan memverifikasi laporan yang diterima terkait dugaan keberadaan WNA di lokasi kegiatan seni tersebut.

“Minimal sudah ada indikasi adanya WNA sehingga kami datang untuk memastikan benar atau tidak. Kecil kemungkinan kami datang tanpa ada informasi sebelumnya,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.