Indeks Keyakinan Konsumen Jatim Masih Tinggi, Konsumsi Rumah Tangga Tetap Solid

oleh -61 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 16 at 8.48.02 AM
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim (Ist)

KabarBaik.co, Surabaya – Keyakinan warga Jatim terhadap kondisi perekonomian masih terjaga kuat pada Mei 2026. Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Jawa Timur berada di level 122,6 atau tetap berada di zona optimistis karena berada di atas angka 100.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim, mengatakan capaian tersebut sejalan dengan kondisi nasional yang juga mencatatkan optimisme konsumen. Pada periode yang sama, IKK nasional tercatat sebesar 120,9.

Menurut Ibrahim, optimisme masyarakat Jawa Timur masih didukung oleh penilaian positif terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi terhadap kondisi ekonomi dalam enam bulan mendatang.

Hal itu tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang tercatat sebesar 116,2 dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) sebesar 129,0.

“Meski sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang masing-masing berada di level 120,9 dan 131,5, kedua indikator tersebut masih menunjukkan keyakinan masyarakat yang kuat terhadap perekonomian”, ujarnya, Selasa (16/6).

Pada komponen kondisi ekonomi saat ini, optimisme masyarakat ditopang oleh persepsi positif terhadap tingkat pendapatan, ketersediaan lapangan kerja, dan pembelian barang tahan lama. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa pendapatan rumah tangga masih relatif baik, peluang kerja tetap tersedia, serta aktivitas konsumsi masyarakat masih terjaga.

Sementara itu, ekspektasi masyarakat terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan juga tetap kuat. Hal tersebut tercermin dari tingginya Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha, Indeks Ekspektasi Penghasilan, dan Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja.

Temuan tersebut menunjukkan masyarakat masih memandang prospek dunia usaha, peningkatan pendapatan, dan peluang kerja ke depan dalam kondisi yang positif.

Meski demikian, Bank Indonesia mengingatkan bahwa sejumlah risiko eksternal tetap perlu dicermati. Salah satunya adalah dinamika ekonomi global, termasuk eskalasi konflik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi sentimen dan optimisme konsumen.

Secara wilayah, optimisme konsumen tercatat merata di seluruh daerah pantauan BI di Jawa Timur. Kota Surabaya, Malang, Kediri, dan Jember sama-sama menunjukkan tingkat keyakinan konsumen yang tetap kuat, sejalan dengan kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi ekonomi ke depan.

Dari sisi pengelolaan keuangan rumah tangga, mayoritas pendapatan masyarakat Jawa Timur masih dialokasikan untuk kebutuhan konsumsi. Pada Mei 2026, porsi pengeluaran konsumsi mencapai 70,1% dari total pendapatan rumah tangga.

Adapun porsi untuk pembayaran cicilan tercatat sebesar 11,7%, sedangkan alokasi untuk tabungan mencapai 18,1%. Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas konsumsi masyarakat masih menjadi motor utama pergerakan ekonomi daerah, di tengah upaya rumah tangga menjaga keseimbangan antara belanja, kewajiban keuangan, dan tabungan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Irma Hari Trisiawardani
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.