KabarBaik.co, Jombang – Menyambut malam 1 Suro atau Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Serikat Pedagang Kaki Lima (Spekal) Jombang menggelar acara bertajuk “Grebeg Suro Pesta Durian” di kawasan Sentra Wisata Kuliner (SWK), Senin (15/6) malam.
Ratusan warga memadati lokasi acara sejak sore hari. Bahkan, antusiasme masyarakat begitu tinggi hingga sebagian durian dan jajanan yang disiapkan panitia sudah diserbu pengunjung sebelum acara resmi dimulai.
Berbeda dengan kegiatan grebeg durian atau sedekah bumi pada umumnya yang kerap didukung anggaran pemerintah, acara ini digelar sepenuhnya secara mandiri oleh para pedagang kaki lima yang tergabung dalam Spekal Jombang.
Ketua Spekal Jombang, Joko Fattah Rochim atau yang akrab disapa Cak Fattah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pelaku usaha kecil mampu menyelenggarakan kegiatan besar melalui semangat gotong royong dan swadaya.
“Di sini kita ingin menunjukkan bahwa PKL juga bisa mandiri. Tidak ada bantuan dari pihak mana pun. Semua murni dari kebersamaan teman-teman pedagang,” ujar Cak Fattah di sela kegiatan.
Dalam acara tersebut, panitia menyiapkan sebuah gunungan berisi aneka jajanan pasar yang diarak sebelum dibagikan kepada masyarakat. Namun daya tarik utama tetap berada pada ratusan durian yang disediakan secara gratis untuk pengunjung.
Sedikitnya 500 buah durian didatangkan khusus dari Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra penghasil durian berkualitas di Jawa Timur.
Selain durian, panitia juga membagikan berbagai hasil bumi lainnya. Di antaranya salak asal Wonosalam sebanyak 1,5 kuintal, serta kacang dan terong yang dibeli langsung dari petani lokal.
“Salak dari Wonosalam ada sekitar satu setengah kuintal. Kemudian ada juga kacang dan terong yang kami beli dari petani. Jadi kegiatan ini sekaligus mendukung hasil pertanian lokal,” katanya.
Meski panitia telah menyusun rangkaian acara secara teratur, tingginya antusiasme masyarakat membuat suasana berlangsung meriah sejak awal. Warga yang sudah memadati lokasi tidak sabar menunggu pembagian durian dan jajanan pasar.
Menurut Cak Fattah, kondisi tersebut justru menjadi bukti bahwa kegiatan berbagi seperti ini masih sangat diminati masyarakat.
“Acara belum dimulai secara resmi, tapi warga sudah antusias. Ya tidak apa-apa, karena memang durian dan semua yang disediakan ini untuk masyarakat,” ujarnya.
Melalui Grebeg Suro Pesta Durian ini, Spekal Jombang berharap dapat menghadirkan kebahagiaan bagi warga sekaligus menjadi contoh bahwa pelaku usaha kecil mampu berkontribusi dalam menggerakkan sektor ekonomi, pariwisata, dan pertanian daerah secara mandiri.
Selain sebagai ajang berbagi, kegiatan tersebut juga menjadi simbol rasa syukur serta momentum menyambut datangnya Tahun Baru Islam dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.






