Inkracht, PTUN Putuskan Jabatan Bang Ipul sebagai Kasatgas Situbondo Sah Secara Mutlak

oleh -264 Dilihat
Sidang sengketa hukum Kasatgas Anti Premanisme Situbondo di PTUN Surabaya. (Ist)
Sidang sengketa hukum Kasatgas Anti Premanisme Situbondo di PTUN Surabaya. (Ist)

KabarBaik.co, Situbondo – Sengketa hukum terkait penunjukan Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Anti Premanisme Kabupaten Situbondo akhirnya mencapai titik akhir.

Gugatan yang dilayangkan oleh Amir Mustafa dinyatakan kandas dan resmi berkekuatan hukum tetap (inkracht) setelah pihak penggugat tidak menempuh upaya hukum lanjutan.

Kuasa Hukum Bupati Situbondo Abdurrahman Saleh, menegaskan bahwa dengan status inkracht ini, posisi Saiful Bahri (yang akrab disapa Bang Ipul) sebagai Kasatgas Anti Premanisme Situbondo sah secara hukum dan tidak dapat diganggu gugat.

“Berdasarkan surat pemberitahuan Nomor 126/Pbt.BHT/G/2025/PTUN.SBY, gugatan Amir Mustafa telah berkekuatan hukum tetap. Secara hukum, perkara ini selesai dan tidak ada lagi ruang untuk perdebatan,” ujar Abdurrahman, Minggu (12/4).

Fakta Hukum di Atas Opini Abdurrahman menjelaskan bahwa gugatan tersebut gugur lantaran penggugat tidak mengajukan banding hingga batas waktu yang ditentukan oleh undang-undang.

Pemberitahuan inkracht dari PTUN Surabaya yang ditandatangani oleh Panitera Hulul, telah diterima pihak tergugat pada Kamis siang sekitar pukul 12.36 WIB.

“Ketika tidak ada upaya hukum lanjutan, maka putusan menjadi final dan mengikat. Ini menegaskan bahwa legalitas Saiful Bahri sebagai Kasatgas bersifat mutlak,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa hasil ini merupakan pembuktian bahwa fakta hukum harus ditempatkan di atas segala opini atau kepentingan yang sempat berkembang di tengah masyarakat.

Menanggapi putusan tersebut, Abdurrahman meminta seluruh pihak, termasuk pihak penggugat, untuk menghormati supremasi hukum dan menghentikan polemik yang ada.

“Tidak ada lagi celah untuk mempersoalkan jabatan ini. Mari kita hormati putusan pengadilan sebagai bentuk ketaatan kita terhadap hukum,” imbuhnya.

Menutup pernyataannya, ia mengajak masyarakat Situbondo untuk kembali fokus pada pembangunan daerah dan menjaga kondusivitas wilayah.

“Energi kita jangan habis untuk konflik. Saatnya bersatu dan bergotong royong demi mewujudkan Situbondo yang lebih maju atau ‘Naik Kelas’,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.