KabarBaik.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar menerima tambahan anggaran sebesar Rp 1,4 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU) pemerintah pusat. Tambahan dana tersebut dialokasikan untuk memperkuat program penurunan angka stunting di Kota Blitar.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Blitar Endang Purwono, mengatakan dana tambahan itu diberikan karena Kota Blitar dinilai berhasil menekan angka stunting sepanjang tahun 2025. Anggaran tersebut akan dimanfaatkan untuk sejumlah program intervensi gizi, khususnya bagi ibu hamil.
“Salah satu program utama adalah pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil. Setiap ibu hamil akan menerima dua butir telur setiap hari sebagai tambahan asupan gizi,” kata Endang, Selasa (27/1).
Selain telur, Dinkes juga akan memberikan tambahan protein hewani berupa daging. Program ini ditargetkan menyasar sekitar 800 ibu hamil di Kota Blitar yang masuk dalam kelompok sasaran pencegahan stunting.
Endang menambahkan, selain pemberian makanan tambahan, Dinkes Kota Blitar juga melakukan pemantauan kesehatan ibu hamil secara rutin. Pemeriksaan dilakukan setiap bulan untuk memastikan kondisi kesehatan ibu dan janin tetap terjaga.
“Dengan intervensi gizi dan pemeriksaan kesehatan yang rutin, kami optimistis angka stunting di Kota Blitar dapat terus ditekan,” pungkasnya.(*)







