Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Pergerakan Apapun Akan Jadi Sasaran Tembak

oleh -114 Dilihat
Minyak.jpg
Kapal tanker minyak Inggris "Stena Impero" melewati Selat Hormuz ((ANTARA/Xinhua/HO-ISNA/Morteza Akhoundi/aa.)

KabarBaik.co, Iran – Militer Iran mengumumkan bahwa Selat Hormuz ditutup sepenuhnya untuk aktivitas pelayaran. Penutupan Selat Hormuz dilakukan menyusul meningkatkan ketegangan dan permusuhan di kawasan.

Melalui siaran televisi nasional Iran, Markas Besar Khatam Al-Anbiya mengatakan, jalur laut yang strategis tersebut ditutup untuk semua kapal, termasuk kapal tanker dan kapal dagang, karena apa yang mereka sebut sebagai ketidakamanan di kawasan.

Militer Iran memperingatkan bahwa ‘pergerakan apapun’ di Selat Hormuz akan menjadi sasaran tembak.

Keputusan tersebut dibuat menyusul berlanjutnya “agresi Amerika” serta serangan Amerika Serikat baru-baru ini terhadap Provinsi Hormozgan di Iran selatan.

Markas Besar Khatam Al-Anbiya juga membantah klaim AS bahwa kapal-kapal masih bisa melintasi Selat Hormuz.

Adapun sebelumnya media Iran melaporkan terjadinya ledakan, aktivasi sistem pertahanan udara, dan serangan udara di sejumlah titik di Iran selatan, termasuk Bandar Abbas, Minab, Jask, Qeshm, dan Sirik.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan bahwa pasukan AS telah melancarkan serangan “membela diri” tambahan terhadap target-target di Iran. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.