ITS Buka Jalan Peneliti Muda Lewat Beasiswa Angka Nitisastro, Siapkan 84 Kuota S2–S3 Berbasis Riset

oleh -89 Dilihat
IMG 20260118 WA0006
Direktur Pendidikan Sarjana dan Pascasarjana ITS, Prof. Dr. Eng. Chastine Fatichah. (Foto: Humas ITS)

KabarBaik.co – Di tengah laju perubahan dunia yang kian cepat—mulai dari teknologi, energi, hingga kesehatan—kebutuhan akan peneliti muda yang tangguh dan visioner semakin mendesak. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menangkap momentum itu sebagai peluang strategis untuk menyiapkan generasi ilmuwan masa depan.

Salah satu langkah nyatanya diwujudkan melalui Beasiswa Angka Nitisastro, program khusus pascasarjana yang dirancang untuk memperkuat ekosistem riset di kampus. Melalui program ini, ITS menyediakan 84 kuota beasiswa penuh bagi mahasiswa jenjang magister (S2) dan doktor (S3) dengan potensi akademik dan riset unggul.

Beasiswa tersebut bukan sekadar membebaskan biaya pendidikan, tetapi juga memberi ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam riset top tier bersama dosen pembimbing. Kampus pun menjadi lebih dari sekadar ruang belajar, melainkan laboratorium gagasan dan inovasi.

Direktur Pendidikan Sarjana dan Pascasarjana ITS, Prof. Dr. Eng. Chastine Fatichah, menegaskan bahwa pendidikan pascasarjana memegang peran strategis dalam menjaga pengetahuan agar tetap relevan dan bernilai guna.

“Pengetahuan harus terus hidup dan diperbarui. Pendidikan pascasarjana adalah bagian dari upaya ITS membangun budaya lifelong learning serta mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDGs poin 4 tentang pendidikan berkualitas,” ujarnya dikutip dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (18/1).

ITS sendiri menawarkan beragam jalur pendidikan pascasarjana, mulai dari program magister, doktor, hingga profesi. Mahasiswa dapat memilih jalur reguler maupun riset, dengan metode pembelajaran tatap muka atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang lebih fleksibel.

Persoalan biaya yang kerap menjadi kendala bagi calon mahasiswa pascasarjana juga menjadi perhatian ITS. Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS, Nani Kurniati, menjelaskan bahwa kampus terus memperluas akses pendidikan tinggi melalui berbagai skema beasiswa.

“ITS menyediakan Beasiswa Fast Track, Fresh Graduate, PMDSU, Beasiswa Unggulan, hingga beasiswa riset dosen. Pada Januari ini, pendaftaran gelombang II juga dibuka untuk Beasiswa Angka Nitisastro, Fresh Graduate, dan LPDP Batch 1,” jelasnya.

Berbeda dengan beasiswa pada umumnya,
Beasiswa Angka Nitisastro dirancang secara khusus untuk menjaring mahasiswa dengan potensi riset tinggi. Kepala Subdirektorat Pascasarjana ITS, Dr. Eng. Ardyono Priyadi, menyebutkan bahwa penerima beasiswa tidak hanya dibebaskan dari biaya UKT, tetapi juga memperoleh uang saku serta pengalaman akademik yang lebih intensif.

“Mahasiswa akan terlibat langsung sebagai asisten peneliti dalam riset dosen pembimbing. Ini memberi pengalaman nyata sebagai peneliti, bukan sekadar mahasiswa,” ungkapnya.

Untuk menjaga kualitas riset dan lulusan, calon penerima beasiswa diwajibkan memastikan kesesuaian topik riset serta kesediaan promotor sejak awal proses pendaftaran. Pendaftaran Beasiswa Angka Nitisastro dibuka secara daring melalui laman resmi admisi ITS pada 5–28 Januari 2026. Mahasiswa yang lolos seleksi dijadwalkan mulai menjalani perkuliahan pada 23 Februari 2026.

Melalui Beasiswa Angka Nitisastro, ITS tak hanya menyiapkan lulusan bergelar magister dan doktor, tetapi juga membentuk peneliti muda yang siap berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kemajuan bangsa. Bagi generasi muda yang ingin menjadikan riset sebagai jalan pengabdian, program ini menjadi langkah awal menuju masa depan akademik yang bermakna. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.