Jadwal Perempat Final China Open 2026: Ujian Mental, Konsistensi, dan Perang Bintang

oleh -87 Dilihat
RAHEL UBER
Pasnagan ganda putri Indonesia, Rachel/Febi.

KabarBaik.co, China- Gelaran China Open 2026 yang berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Tiongkok, kini resmi memasuki babak perempat final pada Jumat (24/7). Persaingan menuju panggung juara kian memanas setelah deretan pebulu tangkis terbaik dunia berhasil melewati rintangan di fase-fase awal.

Mengingat turnamen ini berstatus BWF World Tour Super 1000, setiap pertandingan di delapan besar dipastikan menyajikan tensi tinggi, kualitas taktik kelas atas, serta gengsi besar bagi setiap negara yang diwakilinya.

Sejumlah kejutan dan duel sengit siap tersaji di tiga lapangan utama sepanjang hari ini. Tuan rumah China tampil sangat dominan dengan menempatkan wakil terbanyak yang tersebar di semua nomor, sementara negara-negara kekuatan bulu tangkis lainnya seperti Indonesia, Jepang, hingga kejutan dari para penantang asal Eropa siap memberikan perlawanan sengit.

Babak perempat final ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian konsistensi para pemain unggulan. Tetapi, juga panggung drama perebutan tiket semifinal yang penuh perhitungan taktik dan ketahanan mental.

Berikut analisis poin-poin menarik dari setiap sektor pada babak perempat final China Open 2026:

Tunggal Putra

Sektor tunggal putra menyajikan kombinasi antara persaingan papan atas yang sarat pengalaman serta kejutan dari para pemain non-unggulan. Sorotan utama tertuju pada bentrokan klasik antara unggulan pertama tuan rumah, Shi Yu Qi, melawan veteran tangguh asal Tionghoa Taipei, Chou Tien Chen.

Pertandingan tersebut diprediksi menjadi adu taktik sengit antara variasi serangan Shi Yu Qi dan daya tahan fisik luar biasa milik Chou Tien Chen.

Di sisi lain, muncul fenomena menarik dengan hadirnya duel dua wakil Eropa, Nhat Nguyen dari Irlandia dan Toma Junior Popov dari Prancis. Kelolosan mereka ke babak perempat final turnamen level atas ini menegaskan bahwa peta kekuatan tunggal putra kini semakin terbuka dan tidak lagi didominasi secara mutlak oleh negara-negara Asia.

Sementara itu, Jonatan Christie yang membawa harapan Indonesia harus tetap waspada saat bersua Victor Lai dari Kanada, pemain muda yang tampil lepas tanpa beban setelah mengeliminasi sejumlah nama besar di babak-babak sebelumnya.

Tunggal Putri

Sektor tunggal putri dipenuhi oleh drama pertarungan mental dan misi mencetak rekor sejarah. Salah satu laga paling dinantikan adalah pertemuan dua nama besar dunia, Chen Yu Fei dan Ratchanok Intanon. Chen Yu Fei memasuki laga ini dengan ketahanan mental yang teruji setelah sukses membalikkan keadaan secara dramatis di babak sebelumnya, sementara Intanon siap mengancam lewat variasi pukulan dan kejelian penempatan bola.

Pada saat yang sama, Wang Zhi Yi memikul ambisi besar untuk mencetak sejarah sebagai pemain tunggal putri yang mampu menjuarai China Open tiga kali (hattrick) secara berturut-turut. Laga pertamanya di babak ini melawan Kim Ga Eun menjadi ujian krusial untuk menjaga asa rekor tersebut.

Selain persaingan para pemain senior, sektor ini juga menyajikan bentrokan menarik dari generasi muda Asia, yakni saat wakil Indonesia, Putri Kusuma Wardani, berhadapan dengan talenta berbakat asal Jepang, Tomoka Miyazaki.

Ganda Putra

Dinamika persaingan di sektor ganda putra ditandai oleh pembuktian konsistensi serta tekanan tinggi pada pasangan tuan rumah. Pasangan andalan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, terus menunjukkan tren positif dan kekompakan yang semakin solid.

Namun, langkah juara bertahan di babak ini diuji oleh permainan cepat dan bertenaga dari ganda Korea Selatan, Kang Min Hyuk dan Ki Dong Ju.

Di sisi lain, tumpuan utama masyarakat Tiongkok berada di pundak Liang Wei Keng/Wang Chang. Sebagai unggulan tuan rumah, mereka memikul beban berat untuk mengamankan takhta ganda putra dari gempuran pasangan-pasangan kuat asal Eropa dan Asia lainnya.

Ganda Putri

Sektor ganda putri menjanjikan sajian reli-reli panjang berdurasi lama khas pertarungan papan atas. Duel antara pasangan Malaysia, Pearly Tan /Thinaah Muralitharan, melawan ganda pengalaman asal Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, diprediksi akan berlangsung sangat ketat dengan adu pertahanan yang rapat.

Sementara itu, kekuatan tuan rumah terlihat sangat dominan dengan menempatkan pasangan-pasangan tangguhnya di daftar perempat final, termasuk pasangan Liu Sheng Shu/Tan Ning. Situasi ini menuntut wakil muda Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, untuk tampil tanpa beban dan memberikan perlawanan maksimal saat berhadapan dengan tembok tebal ganda putri Tiongkok.

Ganda Campuran

Sektor ganda campuran menghadirkan situasi kepastian awal bagi tuan rumah serta persaingan ketat antarnegara tetangga. Tiongkok telah memastikan satu tiket di babak semifinal lebih awal melalui skenario perang saudara yang mempertemukan Guo Xin Wa/Chen Fang Hui dengan pasangan unggulan kedua, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin.

Di luar laga internal tersebut, bentrokan antara wakil Jepang, Yuta Watanabe/Maya Taguchi, melawan ganda Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran, menjadi pertandingan yang sangat menarik untuk disaksikan. Pertemuan ini akan menyajikan adu kecepatan permainan depan serta kontrol ritme pertandingan yang sengit dari kedua pasangan

Prediksi Wakil Indonesia

Berikut adalah estimasi dan probabilitas kemenangan untuk empat wakil Indonesia berdasarkan rekam jejak, peringkat, performa terkini, serta faktor keunggulan masing-masing di perempat final China Open 2026:

1. Jonatan Christie vs Victor Lai (Kanada)

Peluang Menang: 55% : 45% (Jonatan Unggul)

Analisis:
Sebagai unggulan ke-4 dan pemain berdekade pengalaman di level Super 1000, Jonatan masih memegang keunggulan  dari segi taktik dan kematangan mental. Meskipun Victor Lai sedang dalam tren positif sebagai pembunuh unggulan, jam terbang Jonatan memberi kans menang.

2. Putri Kusuma Wardani vs Tomoka Miyazaki (Jepang)

Peluang Menang: 50% : 50% (Seimbang)

Analisis Probabilitas:
Rekor head-to-head dan level permainan kedua pemain muda ini berada di tingkat yang amat berimbang. Miyazaki unggul dalam stamina dan kelincahan reli, sementara Putri KW memiliki keunggulan fisik serta variasi serangan yang mematikan. Laga ini diprediksi sangat tipis dan pemenang kemungkinan besar ditentukan oleh siapa yang paling minim melakukan kesalahan sendiri (unforced errors) di poin-poin kritis.

3. Fajar/Fikri vs Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju (Korea Selatan)

Peluang Menang: 60% : 40% (Fajar/Fikri Sedikit Diunggulkan)

Analisis Probabilitas:
Meskipun Kang Min Hyuk adalah pemain ganda top dunia, pasangannya masih dalam proses pemantapan rotasi. Sementara itu, Fajar/Fikri menunjukkan performa yang makin padu dan efisien. Kecepatan permainan net Fajar/Fikri memberikan keunggulan teknis untuk mengontrol tempo pertandingan.

4. Rachel/Febi vs Li Yi Jing / Luo Xu Min (China)

Peluang Menang: 40% : 60% (Rachel/Febi Penantang)

Analisis Probabilitas:
Pasangan China yang menjadi unggulan 8) ebih diunggulkan karena faktor peringkat, pengalaman reli panjang, dan dukungan penuh publik tuan rumah di Changzhou. Namun, Rachel/Febi memiliki potensi upset sekitar 40% berkat modal modal mental kuat seusai menumbangkan ganda papan atas China di babak sebelumnya. Jika mampu tampil nothing to lose, peluang mencuri kemenangan tetap terbuka.

Berikut jadwal pertandingan babak perempat final China Open 2026:

Court 1

  • 09:00 WIB: Kim Ga Eun (Korea Selatan) vs Wang Zhi Yi (China)
  • 09:50 WIB: Shi Yu Qi (China) vs Chou Tien Chen (Tionghoa Taipei)
  • 10:40 WIB: Feng Yan Zhe / Huang Dong Ping (China) vs Yang Po-Hsuan / Hu Ling Fang (Tionghoa Taipei)
  • 11:30 WIB: Nhat Nguyen (Irlandia) vs Toma Junior Popov (Prancis)
  • 12:20 WIB: Liu Sheng Shu / Tan Ning (China) vs Benyapa Aimsaard / Nuntakarn Aimsaard (Thailand)
  • 16:00 WIB: Chen Yu Fei (China) vs Ratchanok Intanon (Thailand)
  • 16:50 WIB: Putri Kusuma Wardani (Indonesia) vs Tomoka Miyazaki (Jepang)
  • 17:40 WIB: Daniel Lundgaard / Mads Vestergaard (Denmark) vs Liang Wei Keng / Wang Chang (China)
  • 18:30 WIB: Li Yi Jing / Luo Xu Min (China) vs Rachel Allessya Rose / Febi Setianingrum (Indonesia)
  • 19:20 WIB: Kim Won Ho / Seo Seung Jae (Korea Selatan) vs Chen Bo Yang / Liu Yi (China)

Court 2

  • 09:00 WIB: Yuta Watanabe / Maya Taguchi (Jepang) vs Dechapol Puavaranukroh / Supissara Paewsampran (Thailand)
  • 09:50 WIB: Weng Hong Yang (China) vs Lin Chun-Yi (Tionghoa Taipei)
  • 10:40 WIB: Victor Lai (Kanada) vs Jonatan Christie (Indonesia)
  • 11:30 WIB: Han Yue (China) vs Akane Yamaguchi (Jepang)
  • 16:00 WIB: Mathias Christiansen / Alexandra Bøje (Denmark) vs Thom Gicquel / Delphine Delrue (Prancis)
  • 16:50 WIB: Ben Lane / Sean Vendy (Inggris) vs Kakeru Kumagai / Hiroki Nishi (Jepang)
  • 17:40 WIB: Pearly Tan / Thinaah Muralitharan (Malaysia) vs Yuki Fukushima / Mayu Matsumoto (Jepang)
  • 18:30 WIB: Kang Min Hyuk / Ki Dong Ju (Korea Selatan) vs Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri (Indonesia)

Court 3

  • 10:00 WIB: Guo Xin Wa / Chen Fang Hui (China) vs Jiang Zhen Bang / Wei Ya Xin (China)
  • 16:00 WIB: Baek Ha Na / Lee So Hee (Korea Selatan) vs Rin Iwanaga / Kie Nakanishi (Jepang)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.