KabarBaik.co, Bojonegoro – Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi. Dengan demikian, hingga awal Juni 2026, tercatat tiga jemaah haji asal Bojonegoro yang wafat selama musim haji tahun ini.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro Abdullah Hafith, membenarkan kabar tersebut. Jemaah yang meninggal dunia diketahui bernama Agung Setiawan, 61, warga Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, yang tergabung dalam Sub Kloter 38.
“Benar, kami kembali menerima kabar bahwa satu jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro meninggal dunia,” ujar Hafith, Senin (1/6).
Hafith menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait penyebab meninggalnya almarhum. Namun, berdasarkan informasi awal yang diterima, Agung Setiawan meninggal dunia saat berada di Mina, Arab Saudi.
“Kami belum mendapatkan laporan resmi dari pemerintah Arab Saudi. Biasanya dokumen rekam medis dan keterangan penyebab meninggal baru diterima setelah jemaah haji kembali ke tanah air,” jelasnya.
Kepergian Agung Setiawan menambah daftar jemaah haji asal Bojonegoro yang wafat di Tanah Suci pada musim haji tahun ini. Sebelumnya, pada Jumat (29/5), jemaah haji bernama Suniti Supardi Said, 68, warga Desa Campurejo, Bojonegoro, dilaporkan meninggal dunia setelah menjalankan salah satu rangkaian puncak ibadah haji, yakni melempar jumrah.
Sementara itu, jemaah haji asal Kecamatan Sugihwaras, Rohmat Ridwan, 64, lebih dahulu meninggal dunia pada Selasa (15/5) di Madinah, Arab Saudi.
“Sehingga hingga saat ini total jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro yang meninggal dunia berjumlah tiga orang,” pungkas Hafith.
Meski diselimuti duka, seluruh jemaah yang wafat tersebut meninggal saat menunaikan ibadah di Tanah Suci. Pemerintah dan keluarga berharap almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta seluruh amal ibadahnya diterima.(*)






