KAI Daop 9 Jember Terjunkan Drone Pantau Jalur Rawan Pelemparan Batu

oleh -134 Dilihat
IMG 20260624 WA0059
Petugas melakukan pemantauan di titik rawan. (Foto: Dwi) 

KabarBaik.co, Jember – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember mengambil langkah tegas guna memutus rantai aksi pelemparan batu ke kereta api yang sedang melintas. Salah satu strategi mutakhir yang dikerahkan adalah menerjunkan teknologi drone untuk memantau titik-titik rawan secara acak dari udara, khususnya pada jam-jam krusial.

Langkah ini diambil setelah insiden terbaru menimpa KA Logawa dan KA Ijen Ekspres pada Minggu (21/6) lalu di petak jalan Stasiun Leces-Stasiun Probolinggo. Meski tidak memakan korban jiwa, aksi pelemparan oleh orang tidak dikenal (OTK) tersebut menyebabkan kaca kereta retak dan memicu trauma bagi para penumpang.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak menoleransi tindakan anarkis ini. Walau secara statistik grafik kasus mengalami penurunan dibanding tahun lalu, potensi bahayanya tetap tidak bisa diremehkan.

“Ini bukan sekadar keisengan, melainkan tindakan kriminal serius. Melempar kereta yang sedang melaju kencang sangat berbahaya. Efeknya bisa fatal jika batu menembus kaca dan melukai penumpang atau kru di dalam,” ujar Cahyo, Rabu (24/6).

Untuk mengantisipasi kejadian serupa berulang, Daop 9 Jember kini memperketat pengamanan lewat tiga pilar utama. “Kami meningkatkan frekuensi patroli darat yang dikombinasikan dengan pengawasan udara menggunakan drone di area-area rawan gangguan kamtib,” katanya.

KAI mengingatkan masyarakat bahwa ada konsekuensi hukum berat bagi para pelaku vandalisme ini. Berdasarkan Pasal 194 ayat (1) KUHP, pelaku pelemparan yang membahayakan keamanan umum dapat diancam hukuman penjara hingga 15 tahun.

Selain itu, aturan mengenai larangan merusak prasarana kereta juga tertuang jelas dalam UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, yang memungkinkan pelanggar dijerat hukum pidana maupun perdata.

Cahyo mengetuk hati masyarakat khususnya para orang tua dan perangkat desa untuk memperketat pengawasan terhadap lingkungan dan anak-anak di sekitar rel.

“Keselamatan perjalanan kereta api memerlukan peran aktif kita semua. Jika melihat ada aktivitas yang mencurigakan di sekitar jalur KA, segera laporkan ke stasiun terdekat atau kepolisian. Mari bersama-sama kita wujudkan perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan nyaman,” tutup Cahyo. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.