KabarBaik.co, Mojokerto – Sebanyak 222 jemaah haji asal Kota Mojokerto yang tergabung dalam Kloter 60 telah kembali ke tanah air usai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Kedatangan para jemaah disambut langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Masjid Darul Amanah Balai Kota Mojokerto, Rabu (17/6).
Suasana haru dan penuh syukur mewarnai penyambutan para tamu Allah yang kembali ke Kota Mojokerto dalam kondisi sehat dan lengkap. Penyambutan digelar di Masjid Darul Amanah sebagai bentuk rasa syukur Pemerintah Kota Mojokerto atas kepulangan seluruh jemaah.
Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita mengungkapkan rasa syukur karena seluruh jemaah dapat kembali ke Kota Mojokerto tanpa kekurangan satu pun.
“Kita semua bersyukur, akhirnya 200 lebih jemaah haji Kota Mojokerto bisa kembali pulang ke Kota Mojokerto dalam keadaan sehat, kembali dalam jumlah utuh, dan insyaallah semuanya menjadi haji mabrur. Diterima seluruh ibadahnya dan doa-doanya yang dipanjatkan di sana makbul,” kata Ning Ita.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para jemaah yang telah mendoakan Kota Mojokerto saat menjalani puncak ibadah haji di Arafah.
“Saya atas nama Pemerintah Kota Mojokerto mengaturkan matur nuwun sanget. Saat panjenengan wukuf di Arafah sudah sambung doa dengan kami yang ada di sini. Kami semua yang saat itu berkumpul di Masjid Darul Amanah mengaminkan doa panjenengan,” ujarnya.
Menurut Ning Ita, doa yang dipanjatkan para jemaah di Tanah Suci diharapkan membawa keberkahan bagi Kota Mojokerto dan seluruh masyarakatnya.
Pada kesempatan tersebut, Ning Ita juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas pendamping haji yang telah memberikan pelayanan kepada para jemaah selama berada di Arab Saudi. Mulai dari pembimbing ibadah, tenaga kesehatan hingga petugas lainnya yang mendampingi sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Sementara itu, perwakilan jemaah haji Kota Mojokerto, Irdinata Wijayanto, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Mojokerto dan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Mojokerto atas dukungan yang diberikan selama proses penyelenggaraan ibadah haji.
“Perjalanan ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan rohani yang mendalam menuju Baitullah. Keberhasilan kami dalam menunaikan ibadah haji tidak lepas dari dukungan, doa, dan pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Mojokerto serta Kementerian Haji dan Umrah Kota Mojokerto,” ujar Irdinata.
Ia menilai berbagai fasilitas yang diberikan kepada jemaah sangat membantu kelancaran pelaksanaan ibadah, mulai dari manasik haji, penyediaan batik identitas jemaah, layanan transportasi dan pengawalan hingga pendampingan petugas.
“Kami merasa sangat dimuliakan sejak keberangkatan hingga kepulangan. Semoga seluruh perhatian dan dukungan yang diberikan menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang telah melayani kami,” tuturnya.
Kepulangan 222 jemaah haji Kota Mojokerto dalam kondisi sehat dan lengkap menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga maupun Pemerintah Kota Mojokerto.
Para jemaah diharapkan dapat menjaga kemabruran hajinya dan menjadi teladan di tengah masyarakat setelah kembali ke tanah air.






