KabarBaik.co, Lamongan – Sebanyak 104 anak di Kabupaten Lamongan mengikuti khitan massal yang digelar di Pendopo Lokatantra, Selasa (23/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54.
Program tahunan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak, sekaligus membantu masyarakat memperoleh layanan khitan secara gratis.
Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara, mengatakan khitan merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pendewasaan anak laki-laki, khususnya bagi umat Islam.
Menurut dia, generasi muda yang sehat dan berkarakter menjadi modal utama dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, perhatian terhadap tumbuh kembang anak perlu terus diperkuat melalui berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Khitan merupakan tahapan penting dalam proses pendewasaan anak sebagai seorang muslim. Semoga anak-anak yang mengikuti khitan massal hari ini tumbuh menjadi generasi yang sehat, berakhlak baik, dan kelak mampu menjadi pemimpin bangsa menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Dirham yang akrab disapa Mas Dirham.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Joko Nursiyanto, menjelaskan seluruh peserta merupakan warga Kabupaten Lamongan yang dibuktikan melalui Kartu Keluarga dan berdomisili di wilayah tersebut.
Tidak hanya mendapatkan layanan khitan gratis, para peserta juga menerima berbagai fasilitas penunjang, mulai dari obat-obatan, uang saku, sertifikat, hingga bingkisan pasca khitan.
Joko menambahkan, pelaksanaan khitan massal ini merupakan hasil kolaborasi sejumlah pihak, di antaranya Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan, Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, RSUD dr. Soegiri Lamongan, Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Lamongan, Baznas Kabupaten Lamongan, serta Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Lamongan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat dapat terus meningkat, mulai dari masa kehamilan hingga lanjut usia. Upaya ini diharapkan mampu melahirkan generasi Lamongan yang sehat, berkualitas, dan memiliki daya saing di masa depan.(*)






