KabarBaik.co, Batu – Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu memastikan ajang Pemilihan Duta Wisata Kangmas Nimas Kota Batu 2026 kembali digelar tahun ini. Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, ajang bergengsi tersebut kini menitikberatkan pada penguatan kemampuan digital sebagai upaya mendukung promosi pariwisata daerah.
Kepala Disparta Kota Batu, Onny Ardianto, menegaskan bahwa Kangmas Nimas 2026 tidak lagi sekadar melahirkan figur seremonial, melainkan generasi muda yang mampu menjadi penggerak promosi wisata di era digital.
“Tidak lagi hanya menjadi duta wisata yang tampil di acara formal, tetapi harus mampu menciptakan pengaruh nyata di ruang digital dan mengubah kreativitas menjadi peningkatan kunjungan wisata,” ujarnya, Senin (15/6).
Menurut Onny, perkembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Batu menuntut hadirnya duta wisata yang adaptif terhadap teknologi, memiliki kemampuan komunikasi publik yang baik, serta mampu menghasilkan konten kreatif yang menarik minat wisatawan.
Para finalis Kangmas Nimas 2026 nantinya diharapkan dapat menjadi jembatan promosi bagi desa wisata, produk UMKM lokal, hingga destinasi wisata tersembunyi (hidden gem) yang tersebar di tiga kecamatan di Kota Batu.
“Tugas baru menanti mereka. Sektor ekonomi kreatif kita sedang bertumbuh pesat. Kangmas Nimas 2026 harus bisa menjadi jembatan promosi bagi desa wisata, produk UMKM lokal, hingga destinasi hidden gem melalui inovasi berbasis teknologi,” terang dia.
Untuk mendukung target tersebut, Disparta Kota Batu telah menyiapkan skema karantina dan pembekalan yang lebih komprehensif. Selain mendapatkan materi mengenai budaya lokal melalui konsep Ngeluri Budaya dan sejarah Kota Batu, para finalis juga akan memperoleh pelatihan langsung dari praktisi profesional di berbagai bidang.
Peningkatan materi pembekalan ini merupakan hasil evaluasi pelaksanaan Kangmas Nimas sebelumnya. Dari evaluasi tersebut, eksistensi duta wisata di media sosial dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menarik wisatawan, khususnya kalangan milenial dan Generasi Z dari luar daerah.
Onny menjelaskan, tantangan Kangmas Nimas edisi 2026 jauh lebih besar dibanding penyelenggaraan pada 2024. Jika sebelumnya pembekalan lebih berfokus pada pengembangan karakter dan pengetahuan dasar, kini standar kompetensi peserta ditingkatkan secara signifikan.
Proses seleksi rencananya akan segera dibuka dan menyasar pemuda-pemudi potensial mulai tingkat SMA/SMK sederajat hingga mahasiswa perguruan tinggi di wilayah Malang Raya.
Disparta Kota Batu optimistis melalui persiapan yang matang, Kangmas Nimas 2026 tidak hanya melahirkan juara di tingkat lokal, tetapi juga kader pariwisata yang mampu bersaing pada ajang Raka Raki Jawa Timur hingga tingkat nasional.
“Kami membuka ruang ekspresi seluas-luasnya untuk arek-arek Batu. Bersiaplah dan tunjukkan kontribusi nyata untuk kota tercinta ini,” tandasnya. (*)






