KabarBaik.co, Batu – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), deretan pedagang bendera musiman mulai menghiasi sejumlah ruas jalan di Kota Batu. Meski tren belanja daring semakin kuat, para pedagang asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, tetap optimistis dagangan mereka akan habis terjual sebelum 17 Agustus.
Salah satu pedagang, Topan, mengatakan tahun ini terdapat sekitar 15 pedagang asal Garut yang berjualan di Kota Batu. Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun lalu yang mencapai lebih dari 20 pedagang.
“Tahun ini ada sekitar 15 pedagang dari Garut. Di sepanjang Jalan Hasanuddin sampai pertigaan TMP ini saja ada enam pedagang. Kita semua satu grup datang dari Garut,” kata Topan, Senin (27/7).
Menurutnya, berkurangnya jumlah pedagang dipengaruhi perubahan pola belanja masyarakat. Penjualan atribut kemerdekaan melalui platform online membuat sebagian pedagang memilih tidak lagi membuka lapak di Kota Batu setelah hasil penjualan tahun lalu dinilai kurang memuaskan.
Meski demikian, Topan tetap memilih bertahan berjualan di lokasi yang sama. Bahkan ketika Jalan Hasanuddin sempat ditutup, ia bersama pedagang lainnya tetap membuka lapak karena sudah memiliki pelanggan tetap. “Kasihan kalau pelanggan nanti mencari. Soalnya sudah langganan dari tahun ke tahun,” ujarnya.
Di lapaknya, Topan menjual berbagai atribut kemerdekaan dengan harga yang mengalami kenaikan tipis dibanding tahun sebelumnya. Bendera merah putih ukuran 120 sentimeter dijual Rp 30 ribu, sedangkan ukuran 150 sentimeter dibanderol Rp 40 ribu. Umbul-umbul dipasarkan seharga Rp 40 ribu per buah, sementara latar dekorasi sepanjang 10 meter dijual Rp 300 ribu.
“Semua naik per item. Tapi ya mau gimana, harga dari sananya juga naik,” imbuhnya.
Dalam satu musim menjelang perayaan kemerdekaan, Topan membawa sekitar 25 kodi berbagai jenis bendera dan umbul-umbul. Dari jumlah tersebut, rata-rata 15 kodi berhasil terjual hingga pertengahan Agustus.
Sejumlah lapak pedagang musiman kini terlihat berjejer di Jalan Ir. Soekarno, Jalan Diponegoro, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Bromo Semeru, hingga Jalan Hasanuddin, Kelurahan Pesanggrahan. Kehadiran mereka menjadi penanda semarak peringatan Hari Kemerdekaan mulai terasa di Kota Batu.
Selain dibeli warga untuk dipasang di rumah, kantor, dan sekolah, atribut Merah Putih juga kerap diminati wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu sebagai cendera mata bertema kemerdekaan. Dengan masih adanya permintaan tersebut, para pedagang berharap penjualan akan terus meningkat hingga menjelang 17 Agustus. (*)






