Pemkot Malang Siapkan Kurikulum Sejarah TRIP untuk SD dan SMP, Segera Diimplementasikan

oleh -119 Dilihat
IMG 20260720 WA0053
Pemkot Malang bersama Lanud Abdulrachman Saleh di Monumen Pahlawan Trip Kota Malang. (Foto: Santi Lt)

KabarBaik.co, Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memastikan sejarah perjuangan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) akan menjadi bagian dari materi pembelajaran bagi siswa SD dan SMP. Materi tersebut telah selesai disusun dan tinggal diintegrasikan ke dalam mata pelajaran di sekolah.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan, penyusunan materi sejarah TRIP telah melalui proses kajian dan diskusi bersama akademisi, termasuk bekerja sama dengan Universitas Negeri Malang (UM). Menurutnya, seluruh materi telah siap sehingga hanya menunggu proses penerapan dalam kurikulum pembelajaran.

“Materi kurikulumnya sudah kami buat, sudah kami susun dan kami diskusikan. Kebetulan kami juga bekerja sama dengan UM pada saat itu. Tinggal dimasukkan ke dalam mata pelajaran saja,” ujar Wahyu, Senin (20/7).

Ia menjelaskan, gagasan memasukkan sejarah TRIP ke dalam kurikulum bukanlah program baru. Upaya tersebut telah dirintis sejak dirinya menjabat sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Malang melalui berbagai simposium dan kajian sejarah bersama Paguyuban Mas Tentara Republik Indonesia Pelajar.

Dari hasil kajian tersebut, Pemkot Malang menyusun materi pembelajaran yang mengulas perjalanan perjuangan hingga gugurnya para Pahlawan TRIP dalam mempertahankan Kota Malang.

Menurut Wahyu, langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah agar nilai-nilai perjuangan para pelajar pejuang kemerdekaan tidak hilang ditelan zaman. Ia berharap generasi muda memahami bahwa para pelajar saat itu rela meninggalkan bangku sekolah demi mempertahankan kemerdekaan bangsa.

“Pemerintah ingin hadir dengan menyusun materi pembelajaran dalam kurikulum. Karena ada sejarah yang tidak bisa dilupakan dari para pelajar yang seharusnya belajar, tetapi memilih berjuang membela Kota Malang,” ungkap dia.

Selain menyiapkan kurikulum sejarah TRIP, Pemkot Malang juga menggandeng Lanud Abdulrachman Saleh dan Malang Tahes Club (MTC) menggelar bakti sosial di kawasan Makam Pahlawan TRIP. Kegiatan yang berlangsung Senin (20/7) itu meliputi pengecatan tembok dan perbaikan paving di kompleks makam.

Aksi sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti ke-79 TNI Angkatan Udara yang diperingati setiap 29 Juli, sekaligus menyambut Hari Gugurnya Pahlawan TRIP pada 31 Juli.

Wahyu mengapresiasi kolaborasi tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya Kota Malang.

Sementara itu, Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Marsekal Pertama TNI Reza Ranesa Rasyid Sastranegara, mengatakan Hari Bakti TNI AU memiliki hubungan erat dengan perjuangan Pahlawan TRIP karena sama-sama dilandasi semangat pengorbanan untuk bangsa.

“Pada tanggal 29 Juli setiap tahunnya kami memperingati Hari Bakti TNI AU. Ada dua peristiwa heroik pada 29 Juli 1946 yang memiliki kemiripan dengan peristiwa gugurnya Pahlawan TRIP pada 31 Juli 1947. Nilai perjuangan dan rela berkorban itu sama,” ujarnya.

Reza berharap semangat perjuangan para Pahlawan TRIP terus diwariskan kepada generasi muda. Menurutnya, kegiatan bakti sosial di kompleks makam tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan, tetapi juga sarana menanamkan nilai patriotisme, semangat pantang menyerah, dan kecintaan terhadap tanah air. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.