Kemenag Rilis Pedoman Implementasi Kurikulum RA dan Madrasah

Editor: Hairul Faisal
oleh -31 Dilihat
Siswa madrasah ikuti uji coba KSM 2024 dari pinggir pantai. (Foto: Kemenag)

KabarBaik.co – Kementerian Agama (Kemenag) merilis pedoman implemenasi kurikulum pada raudlatul athfal (RA), madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs), madrasah aliyah (MA), dan madrasah aliyah kejuruan (MAK). Pedoman ini telah diterbitkan dalam bentuk Keputusan Menteri Agama (KMA) No.450 Tahun 2024.

Rilis KMA diawali dengan sosialisasi kepada para kepala RA dan madrasah di Lampung, 9- 11 Juli. Proses peluncuran KMA ini dilakukan di pelataran MA Negeri Insan Cendekia Lampung Timur. Selain jajaren Kemenag, kegiatan itu dihadir Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbud Yogi Anggraena.

Baca juga:  Satu Dekade Unusida Beri Penghargaan 43 Mahasiswa Berprestasi

”Kita penting menyampaikan kepada masyarakat luas, kita punya KMA 450 Tahun 2024. KMA ini isinya sama dengan Permendikbud ditambah dengan kekhasan tertentu. KMA ini merupakan kilometer asasi untuk kurikulum nasional atau kurikulum merdeka,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Abu Rokhmad seperti dilansir dari laman resmi Kemenag, Kamis (11/7).

Menurut Abu Rokhmad, KMA No.450 Tahun 2024 menjadi penanda bahwa mulai saat ini Kemenag dalam hal ini RA, MI, MTs, MA, dan MAK sudah menerapkan kurikulum yang baru menggantikan kurikulum sebelumnya. Dia berharap kurikulum baru ini menjadi pedoman bagi semua stakeholders untuk diimplementasikan demi melahirkan profil anak didik yang ideal.

Baca juga:  Siswa-Siswi LPF Surabaya Belajar Budaya dan Pendidikan di Singapura dan Malaysia

Abu Rokhmad menjelaskan bahwa kurikulum bukan barang mati atau monumen. Kurikulum harus menjadi hidup dan yang menghidupkan adalah guru, kepala madrasah, dan para pengawas. ”Kita hidup di zaman disrupsi, dengan penanda perubahan yang cepat dan tidak terduga. Semoga Allah memberikan jalan terang bagi implementasi KMA ini,” harapnya.

Direktur KSKK Madrasah Sisdik Sisdiyanto mengatakan, penyusunan KMA 450 telah melalui serangkaian proses panjang. Penyusunan dilakukan oleh tim pengembang kurikulum pusat yang terdiri dari guru, pengawas, kepala madrasah terpilih, serta akademisi pendamping dari dosen PTKIN dan PTUN.

Baca juga:  Kabar Baik! Calon Jamaah Haji Gresik Kini Bisa Urus Paspor di Kantor Kemenag

”KMA ini sebagai pengganti KMA 347 Tahun 2022. Seluruh Kanwil, Kemenag Kab/Kota, Madrasah supaya dapat segera menerapkannya. KMA Ini akan diikuti dengan beberapa pedoman antara lain: Panduan P5RA, Panduan Kurikulum Madrasah, Panduan Pemilihan Mata Pelajaran Pilihan dan Panduan Pembelajaran dan Penilaian (assessment),” tandas pria yang akrab disapa Kang Sidik ini. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.