KabarBaik.co, Nganjuk – Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk terus berupaya mendongkrak mutu pendidikan pada sektor non-formal. Langkah strategis ini diwujudkan melalui gelaran Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan Berdasarkan Analisis Capaian Rapor Pendidikan” yang menyasar seluruh Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Kabupaten Nganjuk.
“Sehubungan dengan akan dilaksanakannya kegiatan Penjaminan Mutu Pendidikan Satuan Pendidikan Non Formal, Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk akan melaksanakan Bimbingan Teknis ‘Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan Berdasarkan Analisis Capaian Rapor Pendidikan’,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnoto, Selasa (23/6).
Acara yang dipusatkan di Aula SKB Kabupaten Nganjuk, Jalan Mastrip No. 2 ini, dijadwalkan berlangsung selama dua hari berturut-turut, mulai Selasa hingga Rabu, 23–24 Juni 2026.
Agenda ini menjadi bagian vital dari program Penjaminan Mutu Pendidikan Satuan Pendidikan Non-Formal di wilayah tersebut, dengan target utama sinkronisasi evaluasi digital dengan implementasi kurikulum di lapangan.
“Bimtek ini penting, kita harapkan seluruh peserta untuk mempersiapkan segala yang diperlukan selama kegiatan,” lanjut Puguh Harnoto, menekankan pentingnya kesiapan teknis para peserta selama dua hari pelatihan.
Untuk memaksimalkan output dari bimtek ini, Dinas Pendidikan mewajibkan seluruh delegasi yang ditunjuk untuk hadir tepat waktu mulai pukul 07.30 WIB dan berperan aktif selama forum berlangsung.
Sinergi antara kepala lembaga non-formal dinilai menjadi kunci suksesnya transformasi ini, di mana setiap perwakilan diinstruksikan membawa sejumlah instrumen kerja esensial dari lembaga masing-masing agar proses analisis data berjalan konkret.
“Seluruh biaya akomodasi dan penginapan, baik untuk narasumber maupun para peserta kegiatan, sepenuhnya ditanggung oleh anggaran kedinasan,” tegas pihak panitia penyelenggara mengenai fasilitas kegiatan.
Melalui penyusunan kurikulum yang berbasis pada data riil Rapor Pendidikan ini, diharapkan SKB dan PKBM di Nganjuk mampu melahirkan program pembelajaran yang lebih adaptif, bermutu, dan menjawab kebutuhan riil masyarakat secara berkelanjutan.






