Kerusakan Stadion Kanjuruhan Malang Mulai Diperbaiki

oleh -124 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 11 at 12.30.17 PM
Perbaikan area tempat duduk penonton di Stadion Kanjuruhan Malang (foto: istimewa)

KabarBaik.co, Malang – Kerusakan sejumlah bagian Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, mulai ditangani. PT Waskita Karya selaku kontraktor renovasi stadion telah menerjunkan tim untuk melakukan perbaikan di sejumlah titik.

Tim Waskita Karya mulai turun ke Stadion Kanjuruhan pada Senin (3/8), beberapa waktu lalu. Perbaikan antara lain dilakukan pada lantai tribun ekonomi yang mengelupas, lantai dak, hingga plafon yang mengalami kebocoran.

Saat dihubungi, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang, Eko Margianto, mengatakan penanganan dilakukan setelah pihaknya menyampaikan permohonan perbaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Waskita sudah di Stadion Kanjuruhan untuk dilakukan perbaikan mulai dari lantai tribun ekonomi yang mengelupas kemudian plafon yang bocor,” kata Eko, Selasa (11/8).

Menurut Eko, kerusakan tersebut sebenarnya telah terjadi sejak beberapa waktu lalu. Saat proses renovasi masih berjalan, Dispora sebelumnya berkoordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek.

Namun, setelah berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dispora kemudian bersurat kepada Kementerian PU untuk meminta penanganan.

“Kalau dulu kan ke PPK-nya karena masih proses pengerjaan. Kemudian terakhir, Dispora konsultasi ke Kemendagri, akhirnya kita bersurat ke Kementerian PU, dan hari ini dari Waskita turun,” jelasnya.

Selain lantai tribun ekonomi, kerusakan juga ditemukan pada bagian lantai dak dan plafon. Kebocoran membuat air hujan merembes ke bagian bawah stadion hingga menimbulkan genangan.

Meski demikian, kerusakan tersebut belum mengganggu aktivitas di Stadion Kanjuruhan. Berbagai kegiatan masih dapat berlangsung seperti biasa.

Hanya saja, kebocoran tersebut menambah pekerjaan petugas Dispora. Setiap kali hujan turun, petugas harus membersihkan genangan air yang muncul di sejumlah area stadion.

“Petugas terpaksa harus mengepel dan membersihkan genangan air setiap kali hujan turun di area stadion,” beber Eko.

Dispora Kabupaten Malang belum dapat memastikan kapan perbaikan akan rampung. Penentuan target penyelesaian diserahkan kepada PT Waskita Karya dan Kementerian PU selaku pihak yang menangani pekerjaan fisik renovasi stadion.

Namun, terdapat ketentuan apabila kerusakan atau kehilangan komponen hasil renovasi terbukti disebabkan oleh kelalaian pihak pertama. Dalam kondisi tersebut, tanggung jawab masih dapat dibebankan kepada pihak pertama melalui penyedia jasa, yakni Waskita Abipraya KSO.

Meski demikian, pemberitahuan mengenai kerusakan tersebut harus dilakukan dalam jangka waktu masa pemeliharaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski menganggap tanggung jawab pemeliharaan telah beralih kepada Pemkab Malang, pihak penyedia tetap melakukan perbaikan terhadap sejumlah kerusakan yang terjadi.

Langkah tersebut disebut sebagai bentuk goodwill atau itikad baik kepada masyarakat Kabupaten Malang, terlebih kerusakan Stadion Kanjuruhan telah menjadi perhatian publik.

Sumber tersebut juga menyoroti penggunaan Stadion Kanjuruhan yang kini telah kembali dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, termasuk pertandingan liga.

Menurutnya, penggunaan stadion untuk kegiatan komersial dan adanya pemasukan dari biaya sewa semestinya diikuti dengan tanggung jawab pengelola dalam melakukan pemeliharaan.

Meski menyoroti ketentuan tanggung jawab pemeliharaan tersebut, Waskita Karya menegaskan tidak akan mengabaikan kondisi Stadion Kanjuruhan. Perusahaan memastikan proses perbaikan tetap dilakukan sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas hasil renovasi. Dan, Waskita Karya juga berkomitmen untuk mengawal. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.