Korban Pladu Bendungan Wlingi Belum Ditemukan, Radius Pencarian Diperluas

oleh -211 Dilihat
Pencarian dengan meenggunakan perahu karet. (Calvin BT)
Pencarian dengan meenggunakan perahu karet. (Calvin BT)

KabarBaik.co, Blitar – Proses pencarian Isnaini, warga Kecamatan Kesamben yang diduga hanyut saat mencari ikan di aliran Sungai Brantas saat flushing atau pladu Bendungan Wlingi, masih terus dilakukan tim gabungan hingga Selasa (19/5). Memasuki hari kedua, area pencarian diperluas sampai Bendungan Serut Lodoyo.

Koordinator Unit Siaga SAR Malang Imam Nahrowi, mengatakan pihaknya menerima informasi kejadian Senin (18/5) sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi bersama unsur gabungan lainnya.

“Kami mendapatkan informasi sekitar pukul 16.00 WIB, kemudian langsung menuju lokasi. Dari rekan BPBD Kabupaten Blitar disampaikan bahwa benar ada seseorang atas nama Bapak Isnaini, warga Kesamben, yang diduga hanyut saat mencari ikan di Bendungan Serut,” ujarnya, Selasa (19/5)

Menurut Imam, pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai sejauh kurang lebih 4,6 kilometer, mulai dari kawasan Bendungan Wlingi Raya hingga Bendungan Serut di Lodoyo. Tim juga menerjunkan satu unit perahu karet untuk membantu proses pencarian melalui jalur air.

“Untuk pencarian hari ini memasuki hari kedua. Tim melakukan penyisiran arus sungai di sekitar lokasi kejadian. Namun apabila korban masih belum ditemukan, pencarian akan diperluas hingga Bendungan Serut,” katanya.

Selain penyisiran menggunakan perahu, tim darat juga ditempatkan di empat titik strategis, termasuk area jembatan Bendungan Serut untuk memantau kemungkinan korban terbawa arus ke hilir.

Imam menjelaskan, pencarian cukup terkendala kondisi sungai yang masih dipengaruhi kegiatan flushing atau pladu di kawasan bendungan. Debit air yang berubah dan kondisi air keruh membuat jarak pandang di dalam sungai sangat terbatas.

“Karena saat ini masih berlangsung flushing atau pladu, debit air mengalami perubahan. Selain itu kondisi air yang keruh juga menjadi kendala dalam proses pencarian, terutama di bagian bawah sungai,” jelasnya.

Sekitar 40 hingga 50 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut, terdiri dari BPBD, SAR, relawan hingga unsur keamanan.

“Kami menyiapkan personil gabungan sebanyak 40 sampai 50 anggota,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.