KabarBaik.co, Malang – Kota Malang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Renang Junior Jatim 2026. Ajang ini menjadi sejarah baru karena merupakan event pertama yang diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Akuatik Indonesia Jawa Timur sejak organisasi tersebut terbentuk.
Ketua Akuatik Indonesia Kota Malang Danny Agung Prasetyo mengatakan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Malang sebagai lokasi pelaksanaan kejuaraan yang akan berlangsung pada 1-2 Agustus 2026 mendatang.
Menurut Danny, Kejurprov Renang Junior Jatim digelar untuk memetakan sekaligus menjaring potensi bibit-bibit atlet renang berbakat dari berbagai daerah di Jawa Timur.
“Kejuaraan ini merupakan event pertama yang diselenggarakan oleh Pengprov Akuatik Indonesia Jawa Timur. Tentu menjadi kebanggaan bagi Kota Malang karena dipercaya menjadi tuan rumah perdana pelaksanaan event ini,” ujar Danny, Rabu (10/6).
Danny juga mengaku bangga karena mendapat amanah sebagai Ketua Pelaksana Kejurprov Renang Junior Jawa Timur 2026. Ia menilai ajang tersebut tidak hanya penting bagi pembinaan olahraga prestasi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi daerah penyelenggara.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengetahui potensi bibit atlet renang yang ada di Jawa Timur. Sebagai Ketua Akuatik Indonesia Kota Malang, saya merasa bangga ditunjuk menjadi ketua pelaksana kegiatan ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Danny berharap penunjukan Kota Malang sebagai tuan rumah dapat memunculkan efek domino yang positif bagi masyarakat. Kehadiran atlet, ofisial, pelatih, dan keluarga peserta dari berbagai daerah diperkirakan akan mendorong perputaran ekonomi lokal.
“Kami berharap event ini memberikan dampak ekonomi yang baik bagi Kota Malang. Banyaknya peserta dan pengunjung yang datang selama pelaksanaan kejuaraan tentu berpotensi meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga UMKM,” jelasnya.
Terkait jumlah peserta yang akan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut, Danny mengatakan hingga kini belum dapat dipastikan karena proses pendaftaran masih dibuka oleh panitia penyelenggara.
“Untuk jumlah atlet masih belum diketahui secara pasti karena pendaftaran masih berlangsung. Kami optimistis antusiasme peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur cukup tinggi,” tandasnya.
Kejurprov Renang Junior Jawa Timur 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet usia dini sekaligus melahirkan calon-calon perenang berprestasi yang mampu mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional. (*)






