Berkat EAZI, TPK Nilam Pelabuhan Tanjung Perak Catat Arus Petikemas Tertinggi 2026

oleh -84 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 10 at 3.02.23 PM
Kapal sandar di Dermaga Nilam Pelabuhan Tanjung Perak (Ist)

KabarBaik.co, Surabaya – Terminal Petikemas Nilam (TPK Nilam) yang dikelola PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mencatat kinerja positif setelah menerapkan Program Easy Access Zone Integration (EAZI) dalam penataan Zona Labuh 2 Pelabuhan Tanjung Perak.

Program yang dijalankan pada periode 23 April hingga 25 Mei 2026 tersebut terbukti mampu meningkatkan efisiensi pelayanan kapal sekaligus memperbesar kapasitas layanan terminal melalui optimalisasi pengelolaan area labuh.

EAZI merupakan hasil kolaborasi antara operator terminal, regulator, dan berbagai pemangku kepentingan kepelabuhanan untuk menciptakan sistem pelayanan kapal yang lebih cepat, terintegrasi, aman, dan efisien. Melalui pengaturan pola labuh yang lebih optimal, waktu pergantian antar kapal atau ship to ship (STS) berhasil dipangkas secara signifikan.

Berdasarkan evaluasi selama masa implementasi, rata-rata waktu STS yang sebelumnya berkisar 4-5 jam berhasil ditekan menjadi hanya sekitar 1,5 jam. Dengan demikian, terjadi efisiensi waktu hingga sekitar 70 persen. Pencapaian terbaik tercatat pada pelayanan Kapal Intan Daya 12 dan Meratus Wakatobi pada 24 Mei 2026. Saat itu, proses STS hanya membutuhkan waktu 31 menit, menjadi rekor tercepat selama program EAZI berlangsung.

Efisiensi tersebut berdampak langsung pada peningkatan kapasitas layanan terminal. Sebelum EAZI diterapkan, TPK Nilam rata-rata melayani 14 kunjungan kapal setiap pekan. Setelah program berjalan, jumlah kunjungan meningkat menjadi rata-rata 17 kapal per minggu atau tumbuh sekitar 21 persen.

Terminal Head TPK Nilam, Retno Pujianto, mengatakan implementasi EAZI menjadi langkah strategis perusahaan dalam menghadirkan layanan yang semakin efektif dan berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa.

“Implementasi Program EAZI menunjukkan dampak positif yang nyata terhadap produktivitas operasional TPK Nilam. Waktu ship to ship berhasil dipangkas secara signifikan dari 4-5 jam menjadi rata-rata hanya 1,5 jam. Efisiensi tersebut memberikan ruang bagi peningkatan jumlah kunjungan kapal sekaligus memperkuat kapasitas layanan terminal,” ujarnya, Rabu (10/6).

Menurut Retno, peningkatan kinerja tersebut turut mendorong capaian arus petikemas tertinggi sepanjang tahun ini. Pada Mei 2026, TPK Nilam mencatat volume petikemas mencapai 49.685 TEUs, menjadi rekor tertinggi sepanjang tahun berjalan.

Ia menilai keberhasilan EAZI membuktikan bahwa peningkatan kapasitas layanan tidak selalu harus ditempuh melalui pembangunan infrastruktur baru. Inovasi operasional, kolaborasi lintas instansi, dan optimalisasi sumber daya yang ada juga mampu menghasilkan peningkatan kinerja yang signifikan.

Apresiasi terhadap implementasi program tersebut juga datang dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak.

Kepala Bidang Penjagaan, Patroli dan Penyidikan (P2) KSOP Utama Tanjung Perak, Arizal, mengatakan program tersebut berhasil meningkatkan efisiensi pelayanan kapal tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran.

“Kami mengapresiasi hasil implementasi Program EAZI yang menunjukkan peningkatan efisiensi pelayanan kapal dan produktivitas terminal. Dari evaluasi yang dilakukan bersama, terlihat adanya percepatan waktu layanan serta peningkatan kapasitas pelayanan kapal,” kata Arizal.

Menurutnya, sejumlah aspek masih akan terus disempurnakan, mulai dari akurasi informasi Estimated Time of Arrival (ETA) kapal, sinkronisasi antar pemangku kepentingan, hingga optimalisasi proses perencanaan dan perizinan labuh agar manfaat program semakin maksimal dan berkelanjutan.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David P. Sirait, menegaskan keberhasilan EAZI merupakan bagian dari transformasi operasional yang terus dilakukan perusahaan guna meningkatkan kualitas layanan dan daya saing pelabuhan.

“Keberhasilan EAZI menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas layanan tidak selalu harus dilakukan melalui investasi infrastruktur baru, tetapi juga dapat dicapai melalui inovasi operasional, kolaborasi, dan pemanfaatan aset secara optimal. Program ini menjadi bukti komitmen kami dalam menghadirkan layanan pelabuhan yang lebih cepat, terintegrasi, dan berdaya saing untuk mendukung kelancaran logistik nasional,” ujarnya.

Melihat hasil yang positif, PT Terminal Teluk Lamong berencana memperluas implementasi EAZI ke Terminal Petikemas Berlian. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan area labuh, mempercepat pelayanan kapal, serta menghadirkan standar layanan yang semakin unggul bagi pengguna jasa pelabuhan.

Pengembangan program ini sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi Pelindo Group menuju ekosistem kepelabuhanan yang modern, efisien, dan terintegrasi guna mendukung kelancaran rantai pasok serta pertumbuhan ekonomi nasional. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Irma Hari Trisiawardani
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.