KabarBaik.co, Malang – Masa liburan sekolah menjadi momen yang dinantikan banyak pelajar untuk berwisata, berkumpul bersama keluarga, maupun menghabiskan waktu bersama teman. Di sisi lain, meningkatnya aktivitas masyarakat di jalan raya selama musim liburan juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan pengendara muda.
Melihat kondisi tersebut, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) mengajak pelajar di wilayah Malang Raya dan sekitarnya untuk tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara melalui kampanye Jago Cari_Aman Biar Happy.
Menurut MPM Honda Jatim, sepeda motor masih menjadi moda transportasi yang banyak digunakan pelajar dalam menjalani berbagai aktivitas. Karena itu, pemahaman mengenai budaya berkendara yang aman dinilai penting agar keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lain tetap terjaga.
Selama masa liburan, pelajar diimbau memastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit sebelum berkendara. Penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar SNI yang terpasang dengan benar, jaket, sarung tangan, celana panjang, serta sepatu juga perlu menjadi perhatian.
Selain itu, pengendara diingatkan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, tidak menggunakan telepon seluler saat mengemudi, serta menghindari perilaku yang berisiko seperti berkendara dengan kecepatan tinggi maupun konvoi yang tidak tertib.
Pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum digunakan juga menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan perjalanan. Rem, ban, lampu, hingga ketersediaan bahan bakar sebaiknya dipastikan dalam kondisi baik sebelum memulai perjalanan.
“Liburan sekolah merupakan momen yang menyenangkan bagi pelajar. Kami mengajak generasi muda untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara agar setiap perjalanan tetap aman, nyaman, dan menyenangkan,” ujar Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim, Suhari dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (30/6).
Melalui kampanye tersebut, MPM Honda Jatim berharap semakin banyak pelajar yang memiliki kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara sehingga budaya berkendara yang tertib dan bertanggung jawab dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda. (*)






