Menteri PPN Dorong Sektor Pertanian dan Industri Lamongan, Dongkrak Nilai Tambah Ekonomi

oleh -142 Dilihat
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Rachmat Pambudy saat kunjungan di kawasan industri Pantura, Lamongan.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Rachmat Pambudy saat kunjungan di kawasan industri Pantura, Lamongan. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Lamongan – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Rachmat Pambudy menilai Kabupaten Lamongan memiliki peluang besar untuk mengintegrasikan sektor pertanian dengan industri guna menciptakan nilai tambah bagi perekonomian daerah maupun nasional.

Hal itu disampaikan Rachmat saat meninjau kawasan industri Pantura di PT Lamongan Integrated Shorebase (LIS), Kecamatan Paciran, Kamis (30/7), didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Menurut Rachmat, Lamongan memiliki fondasi yang kuat sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru karena didukung sektor pertanian yang selama ini menjadi penopang utama perekonomian daerah.

“Lamongan memiliki kekuatan di sektor pertanian yang dapat diintegrasikan dengan industri sehingga menciptakan nilai tambah,” ungkap Rachmat.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, sektor pertanian masih menjadi penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Lamongan dengan kontribusi sekitar 30 persen. Sementara itu, sektor industri pengolahan menyumbang sekitar 12 persen.

Menurut dia, komposisi tersebut menjadi modal penting untuk mengembangkan kawasan industri yang terintegrasi dengan potensi pertanian yang dimiliki Lamongan.

Selain ditopang sektor unggulan, Lamongan juga memiliki ruang yang luas untuk pengembangan investasi. Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menetapkan kawasan peruntukan industri seluas 7.419 hektare, dengan sekitar 6.128 hektare di antaranya masih tersedia untuk dikembangkan sebagai kawasan investasi baru.

Dalam kesempatan tersebut, Yuhronur juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat infrastruktur penunjang kawasan industri, terutama keberadaan pelabuhan dan konektivitas jalan.

“Pelabuhan ini akan menjadi salah satu penopang kawasan industri Pantura. Kami berharap dukungan pemerintah pusat untuk penguatan infrastruktur agar pengembangan kawasan industri Lamongan semakin optimal,” tutur Pak Yes.

Untuk mempercepat pengembangan kawasan industri, Pemerintah Kabupaten Lamongan mengusulkan sejumlah proyek strategis kepada pemerintah pusat. Di antaranya pelebaran Jalan Daendels yang menghubungkan Manyar, Kabupaten Gresik, hingga perbatasan Kabupaten Tuban, percepatan pembangunan Jalan Tol Gresik–Tuban, serta pengembangan sistem penyediaan air bersih guna mendukung kebutuhan investasi dan industri.

Selain menyoroti potensi integrasi sektor pertanian dan industri, Rachmat juga mengapresiasi keberadaan PT Lamongan Integrated Shorebase (LIS) yang memiliki fasilitas pelabuhan berstandar internasional.

Menurut dia, pengembangan pelabuhan harus diikuti peningkatan konektivitas infrastruktur jalan agar mampu memperkuat investasi, memperlancar distribusi logistik, sekaligus mempercepat pertumbuhan kawasan industri di pesisir utara Jawa.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.