Menyusul Sang Kakak, Pemuda Jember yang Terseret Ombak Pantai Sruni Payangan Ditemukan Meninggal Dunia

oleh -198 Dilihat
Petugas evakuasi jasad korban. (Foto: Ist)
Petugas evakuasi jasad korban. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Jember – Setelah melakukan pencarian intensif selama tiga hari, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan dua wisatawan yang hilang terseret ombak di Pantai Sruni Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember.

Kedua korban yang merupakan kakak beradik tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (2/6) pagi.

Berdasarkan data dari Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jember, identitas kedua korban adalah Barokatul Hidayat, 27 tahun dan Rifki, 22 tahun. Keduanya merupakan warga Dusun Karang Kebon, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember.

Upaya pencarian yang melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur tersebut membuahkan hasil setelah Tim SAR Gabungan menerima laporan dari nelayan dan masyarakat setempat.

Berdasarkan data yang dihimpun, jasad Barokatul Hidayat ditemukan terlebih dahulu pada pukul 05.30 WIB. Penemuan ini bermula dari informasi nelayan setempat yang melihat objek mencurigakan di laut. Tim SAR kemudian mengevakuasi korban sekitar 1,21 kilometer dari lokasi awal kejadian ke arah 161 derajat.

Berselang beberapa waktu, jasad sang adik, Rifki, juga berhasil dievakuasi. Informasi keberadaan korban sebenarnya sudah terdeteksi oleh masyarakat sejak Senin malam pukul 21.00 WIB yang melihat sesosok tubuh mengapung.

Tim SAR Gabungan langsung bergerak cepat melakukan evakuasi berjarak sekitar 1,24 kilometer dari lokasi kejadian ke arah 160,13 derajat.

“Kedua korban terseret arus telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Saat ini, jenazah keduanya telah diserahkan kepada pihak keluarga dan langsung dikebumikan,” kata Kepala BPBD Jember, Selasa (2/6).

Peristiwa memilukan ini bermula pada Sabtu, 30 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, kedua korban sedang berenang di sekitar Pantai Seruni Payangan sebelum akhirnya tergulung ombak dan terseret ke tengah laut.

Dalam proses pencarian, tim SAR membagi pergerakan menjadi 3 unit (SRU) dengan mengerahkan Perahu LCR, Perahu Jukung, serta tim sisir darat. Selain melakukan evakuasi, petugas juga mendistribusikan dua paket sembako untuk membantu meringankan beban keluarga korban yang ditinggalkan.

Dengan ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR Gabungan secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 08.00 WIB.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.