KabarBaik.co – Nilai investasi di Kota Batu hingga kini telah mencapai Rp 915 miliar. Angka tersebut bersumber dari sektor utama yakni pariwisata, kesehatan, dan konstruksi. Pemerintah Kota (Pemkot) Batu optimistis angka tersebut akan terus tumbuh pada akhir tahun.
“Nilai pemasukan hingga mencapai Rp 915 miliar di Kota Batu tidak lepas dari banyaknya investasi yang masuk,” kata Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, Jumat (25/10). Menurutnya, angka itu diperkirakan akan bertambah di akhir tahun ini karena komitmen membangun investasi hijau yang dikembangkan Kota Batu.
Menurut Aries, pada 2018 nilai investasi di Kota Batu sebesar Rp 393,7 miliar, lalu meningkat menjadi Rp 1,8 triliun pada 2019. Kemudian, pada 2020 terjadi penurunan Rp 928,4 miliar akibat pandemi Covid-19. Pada 2021 kembali meningkat menjadi Rp 3,1 triliun, 2022 meningkat lagi Rp 4,9 triliun, dan 2023 hanya mencapai Rp 1,5 triliun, dan 2024 hingga triwulan III Rp 915 miliar.
“Kota Wisata Batu memiliki potensi yang sangat besar untuk tumbuh dan berkembang, termasuk investasi di bidang property. Apalagi banyak program strategi nasional dan program daerah yang menjadi rencana dan akan dientaskan dalam beberapa tahun mendatang,” paparnya.
Aries menegaskan, sangat diperlukan dukungan semua pihak dalam meningkatkan nilai investasi, termasuk para pengusaha. Apalagi, Kota Batu diyakini akan menjadi kota yang lebih maju dan sejahtera dengan pelayanan perizinan yang cepat dan tepat. “Sehingga akan semakin meningkatkan nilai investasi di Kota Batu,” pungkasnya. (*)






