Patikan Steril dari Barang Terlarang, Satgas Kamtib Kemenkumham Jatim Sidak Kamar Hunian Lapas Banyuwangi

Reporter: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra
oleh -32 Dilihat
Sejumlah barang yang berhasil disita dari hunian lapas.(ikhwan)

KabarBaik.co – Tim Satuan Tugas Keamanan dan Ketertiban (Satgas Kamtib) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi.

Kedatangan tim yang dipimpin langsung oleh Kepada Divisi Pemasyarakatan, Asep Sutandar itu guna memastikan Lapas Banyuwangi steril atau terbebas dari peredaran barang terlarang, khususnya handphone dan narkoba.

Sedikitnya ada lima kamar hunian yang digeledah dan dipilih secara acak yaitu pada blok A, blok E, blok F dan blok G.

Baca juga:  Ratusan Napi di Banyuwangi Dapat Remisi Idul Fitri, 3 Langsung Bebas

Kepala Divisi Pemasyarakatan melalui Kabid Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitas, Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara dan Keamanan, Tjahja Rediantana menyebut, sidak yang dilakukan merupakan upaya deteksi dini untuk mencegah gangguan kamtib di Lapas.

Dari hasil penggeledahan yang berlangsung selama 90 menit, tim satgas kamtib tidak menemukan adanya handphone maupun narkoba. Tim hanya menyita barang yang disinyalir dapat disalahgunakan dan menyebabkan gangguan kamtib.

Baca juga:  Jelang Ramadan, Lapas Banyuwangi Sterilisasi Hunian WBP

“Dengan hasil ini, kami nyatakan bahwa Lapas Banyuwangi steril dari barang yang secara SOP dilarang berada di dalam Lapas,” ujar Tjahja.

“Untuk barang seperti botol kaca dan barang yang berbahan besi akan kami amankan untuk selanjutnya dimusnahkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Banyuwangi Agus Wahono menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dan terhindar dari peredaran handphone, pungli dan narkoba.

Baca juga:  Warga Binaan Lapas Banyuwangi Dibekali Keterampilan Barbershop

Untuk itu, Agus bersama jajarannya secara rutin melakukan razia terhadap kamar hunian dan melakukan deteksi dini terhadap gangguan kamtib.

“Hal ini kami lakukan untuk menciptakan kondisi Lapas Banyuwangi selalu berada dalam keadaan aman dan kondusif, sehingga dapat maksimal dalam memberikan pembinaan kepada setiap Warga Binaan,” pungkas Agus.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.