Pelaku Pembacokan Petugas Pengangkut Sampah di Kota Batu Dirawat di RSJ Lawang

oleh -108 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 29 at 12.11.54 PM
Ilustrasi pembacokan

KabarBaik.co, Batu – Pria berinisial E, warga Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, yang membacok tetangganya sendiri, kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang. Pelaku dirujuk setelah hasil asesmen menunjukkan memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Keputusan merujuk E ke RSJ Lawang merupakan hasil koordinasi antara kepolisian, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan, serta Pemerintah Kelurahan Temas. Berdasarkan rekam medis, pelaku diketahui merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan sebelumnya pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa.

Lurah Temas, Anditya Fitrawan Dwi Putra, mengatakan pelaku akan menjalani perawatan selama kurang lebih 10 hari sejak Jumat lalu.

“Karena memiliki riwayat seperti itu, akhirnya pihak kepolisian berkomunikasi dengan Dinsos dan memutuskan untuk dibawa ke RSJ Lawang selama kurang lebih 10 hari terhitung sejak hari Jumat,” ujar Anditya, Rabu (29/7).

Peristiwa tersebut bermula ketika E mengamuk dan menyerang tetangganya, ES, 41, menggunakan senjata tajam. Korban mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu untuk mendapatkan penanganan medis.

Menurut Anditya, korban mengalami luka di bagian kepala, tangan, dan kaki akibat berusaha mempertahankan diri saat diserang pelaku.

“Korban mengalami luka di bagian kepala, tangan, dan kaki. Ia sempat berusaha mempertahankan diri, hingga akhirnya kakak pelaku datang dan membantu mengamankan situasi,” jelasnya.

Usai menerima laporan warga, perangkat Kelurahan Temas bersama Bhabinkamtibmas langsung menuju lokasi kejadian. Korban dievakuasi ke rumah sakit, sementara pelaku berhasil diamankan petugas sebelum akhirnya dilakukan asesmen bersama lintas instansi.

Sedangkan, hasil koordinasi tersebut menyimpulkan bahwa pelaku memerlukan penanganan medis kejiwaan sehingga dirujuk ke RSJ Lawang.

“Dari hasil asesmen bersama, pelaku kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang agar mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kondisi kesehatannya,” jelas Anditya.

Selain menangani pelaku, Pemerintah Kelurahan Temas juga memberikan pendampingan kepada korban. Pendampingan meliputi pengurusan administrasi hingga koordinasi dengan berbagai instansi agar proses pengobatan berjalan maksimal.

Upaya tersebut membuahkan hasil setelah Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan dukungan pembiayaan untuk tindakan operasi maupun perawatan lanjutan korban.

“Kami akan terus mendampingi korban hingga proses pemulihannya selesai. Yang terpenting saat ini, korban mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal,” tegas Anditya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Batu, AKP Zaenal Arifin membenarkan peristiwa pembacokan tersebut. Ia menyebut proses penyelidikan masih dilakukan oleh Polsek Batu sesuai dengan wilayah hukum tempat kejadian perkara.

“Kasus ini sedang ditangani oleh Polsek Batu. Saat ini penyelidikan masih berjalan untuk mengetahui secara utuh kronologi serta seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut,” ujar Zaenal.

Ia menegaskan, meski pelaku kini menjalani perawatan kejiwaan, proses penyelidikan tetap berlanjut. Penyidik akan memeriksa sejumlah saksi dan melengkapi alat bukti guna mengungkap seluruh rangkaian peristiwa secara objektif.

Pemerintah Kelurahan Temas berharap korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas. Koordinasi antara pemerintah, kepolisian, tenaga kesehatan, serta instansi terkait juga akan terus dilakukan agar penanganan terhadap korban maupun pelaku berjalan sesuai prosedur. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.