KabarBaik.co, Banyuwangi – Pemantauan hilal 1 Ramadan 1447 Hijriah di Pantai Pancur, kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Selasa (17/2), dipastikan nihil. Posisi hilal masih berada di bawah ufuk saat matahari terbenam.
Ketua LFNU PCNU Banyuwangi, Ghufron Mustofa, mengatakan berdasarkan data hisab, ketinggian hilal di lokasi pemantauan tercatat minus 1 derajat 2 menit dengan elongasi sekitar 1 derajat. Matahari terbenam pada pukul 17.43 WIB.
“Karena hilal masih di bawah ufuk, secara teori tidak mungkin terukyat. Ditambah lagi kondisi cuaca di lokasi mendung dan berkabut,” ujarnya.
Ia menjelaskan, parameter tersebut belum memenuhi kriteria baru MABIMS yang mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat agar dinyatakan memenuhi standar visibilitas.
Meski secara perhitungan hilal tidak memungkinkan terlihat, rukyatul hilal tetap dilaksanakan sesuai prosedur. Hasil pemantauan, baik terlihat maupun tidak, tetap dilaporkan sebagai bagian dari mekanisme penetapan awal bulan hijriah.
“Rukyatul hilal tetap kami lakukan untuk dilaporkan kepada pemerintah sebagai bahan pertimbangan,” kata Ghufron.







