Penyelamatan Dramatis! Warga Pesanggaran Gagalkan Penipuan Tokek Emas Rp 2 Miliar Sasar Warga Thailand

oleh -306 Dilihat
Warga Banyuwangi saat berdialog dengan tiga warga Tailan yang nyaris ketipu
Warga Banyuwangi saat berdialog dengan tiga warga Tailan yang nyaris ketipu

KabarBaik.co, Banyuwangi – Tiga warga Thailand nyaris menjadi korban penipuan berkedok jual beli tokek emas senilai Rp 2 miliar di Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Rabu (15/4). Beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan seorang warga.

Warga yang menggagalkan penipuan itu adalah Rendra Bayu Alwana, 47. Ia curiga setelah melihat sebuah minibus berpelat kuning berputar-putar di sekitar rumahnya selama sekitar 30 menit.

Mengira rombongan tersebut wisatawan yang tersesat, Rendra lalu menghentikan kendaraan dan menawarkan bantuan.

“Saya tanya mau ke mana, saya kaget kok dia jawab pakai bahasa Thailand. Sopirnya lalu turun, bilang mau ke Dusun Sukamade,” kata Rendra.

Kecurigaan muncul karena akses menuju Sukamade cukup sulit. Dari Desa Sarongan, jaraknya sekitar 21 kilometer dengan waktu tempuh hingga tiga jam melalui jalur off-road dan melintasi sungai.

Dengan bantuan Google Translate, Rendra akhirnya mengetahui tujuan mereka bukan berwisata, melainkan hendak bertransaksi tokek.

“Saya pakai translate, saya cerita kalau di sana tidak ada tokek. Saya pakai google translate karena dia bahasa Inggris tidak bisa, bahasa Melayu juga tidak bisa,” terang Rendra.

Ia kemudian meminta warga Thailand menghubungi pria bernama Ali yang disebut sebagai penjual. Saat percakapan berlangsung, Ali tidak mampu menjelaskan identitas maupun lokasi detail, sehingga dugaan penipuan semakin kuat.

Setelah sekitar satu jam meyakinkan korban, Rendra akhirnya berhasil menyadarkan ketiganya bahwa mereka nyaris ditipu. Semua nomor yang terhubung dengan terduga pelaku juga mendadak diblokir.

Nilai transaksi yang hampir terjadi disebut mencapai Rp 2 miliar untuk dua ekor tokek emas, masing-masing seharga Rp 1 miliar.

“Uang saat ini belum masuk, tapi sebelumnya tidak tahu. Mereka ke Indonesia juga mungkin sudah DP. Satu tokek yang mereka sebut tokek emas itu harganya Rp 1 Miiar, jadi totalnya Rp 2 Miliar,” urai Rendra.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Pesanggaran. Rendra menduga pelaku merupakan bagian dari jaringan penipuan karena mampu berkomunikasi dengan korban menggunakan bahasa Thailand.

Modus serupa disebut bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, warga asal Yogyakarta juga sempat dicegah saat hendak melakukan transaksi tokek di kawasan Sukamade.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.